Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Metropolitan

KPK Kesulitan Periksa FEO di Inggris, Anies Selamat dari Kasus Formula E

KPK Kesulitan Periksa FEO di Inggris, Anies Selamat dari Kasus Formula E
Anies Baswedan saat berkunjung ke Pangkep Sulawesi Selatan. (Foto: Istimewa)
Senin, 12 Desember 2022 13:59 WIB

JAKARTA - Anies Baswedan hampir dipastikan selamat dari jerat Formula E. Untuk mengusut kasus tersebut wajib melibatkan Formula E Operation (FEO) yang berkedudukan di Inggris.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, pihaknya belum bisa meminta bantuan Serious Fraud Office (SFO) atau semacam KPK di Inggris.

"Kedudukan FEO-nya itu kan di sana kalau tidak salah untuk meminta dokumen atau meminta supaya yang bersangkutan dipanggil untuk diklarifikasi,” kata Alexander Marwata, Minggu (11/12/2022).

Kasus dugaan korupsi Formula E saat masih dalam tahap penyelidikan. KPK pun tidak bisa memaksakan kehadiran seseorang untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Calon saksi itu sifatnya masih ‘volunteer’ sebetulnya,” katanya.

Alexander Marwata menambahkan, penggeledahan terhadap Jakpro saja tidak cukup. Dibutuhkan turun tangan pihak lain agar penyelidikan berjalan lancar dan aman.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww