Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
22 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
16 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
15 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
17 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Dukung Yusril Ihza Mahendra Jadi Capres 2024, Jokowi: Kali Ini Serius

Dukung Yusril Ihza Mahendra Jadi Capres 2024, Jokowi: Kali Ini Serius
Jokowi saat pidato di Rakernas PBB di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu, 11 Januari 2023. (Foto: Istimewa)
Rabu, 11 Januari 2023 20:40 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara terang-terangan mendukung Yusril Ihza Mahendra jika maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden di Pilpres 2024. Menurut Jokowi, Yusril merupakan politikus dengan pengalaman yang panjang dan mumpuni.

"Kalau menyimak apa yang disampaikan Prof Yusril dengan pengalaman sangat panjang, saya mendukung, loh, kalau Prof Yusril dicalonkan sebagai capres dan cawapres. Ini serius," ujar Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PBB di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu, 11 Januari 2023.

Walau secara terang-terangan mendukung Yusril, Jokowi menyebut PBB harus menyediakan kendaraan politik agar Yusril bisa berkontestasi dalam Pilpres 2024.

Mengenai alasan mendukung Yusril, Jokowi menyebut pada saat dirinya maju dalam Pemilihan Wali Kota Solo, PBB menjadi salah satu partai yang mendukungnya. Lalu pada Pilpres 2019, PBB kembali memberikan dukungan. "Jadi kalau saya gantian dukung enggak apa-apa," kata Jokowi.

Sekretaris Jenderal PBB, Afriansyah Noor menyebut selama ini partainya selalu gagal dalam proses verifikasi faktual partai. Bahkan, pihaknya sampai mengajukan gugatan hingga dua kali karena selalu gagal mengikuti Pemilu.

"Pak Yusril sampai bilang, jangan sampai kita tiga kali gugat. Tapi alhamdulillah pada Desember 2022, PBB dapat nomor urut 13," kata Afriansyah.

Meskipun dalam survei nasional elektabilitas PBB di bawah 1 persen, Afriansyah optimistis pada Pemilu 2024, partainya bisa meraih angka 4 persen atau lolos parliamentary threshold.

"PBB survei nasional itu 0 persen. Tapi survei internal saat sekarang itu kita masih 1,7 persen. Memang masih kurang 2,3 persen tapi dengan didukung oleh Presiden Jokowi kita akan lolos," ujar Afriansyah yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan itu.

Terakhir, Afriansyah juga menggoda Jokowi untuk mendukung Yusril sebagai calon wakil presiden 2024. Menurut dia, Yusril pernah menjadi capres pada tahun 1999 namun gagal. Kini setelah 20 tahun berlalu, Afriansyah berharap Yusril setidaknya bisa menjadi cawapres. "Di 2024 semoga menjadi cawapres, karena didukung Pak Jokowi, beliau king maker," kata Afriansyah.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww