Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Selain Wihaji, Nama Kaesang Muncul di Bursa Calon Pilkada Batang 2024

Selain Wihaji, Nama Kaesang Muncul di Bursa Calon Pilkada Batang 2024
Kaesang dan Erina (Foto: Instagram @erinagudono).
Rabu, 11 Januari 2023 16:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dipastikan pada tahun 2024 mendatang akan memilih sosok Bupati dan Wakil Bupati. Saat ini, Kabupaten Batang sendiri masih dipimpin seorang Penjabat (Pj) Lani Dwi Rejeki.

Beberapa nama dan tokoh di Batang pun bermunculan sebagai calon Bupati di 2024. Salahsatunya adalah mantan Bupati sebelumnya yakni Wihaji. Saat itu, pria asal Sragen ini menjadi Bupati Batang periode 2017-2022 bersama Suyono sebagai wakilnya.

Wihaji merupakan putra daerah Kabupaten Sragen yang lahir pada 22 Agustus 1976. Putra pertama dari empat bersaudara pasangan Parijiyo dan Parmiatun ini rupanya merupakan cucu dari salah satu Abdi Dalem Magkunegaran Solo.

Wihaji merupakan alumnus sekolah bergengsi di Solo, yaitu MTsN 1 dan MAN 1 Surakarta. Dia melanjutkan kuliah di jurusan Pendidikan Agama Islam, Faklutas Tarbiyah, Sekolah Tinggi Agala Islam Negeri (STAIN) Salatiga.

Saat Pemilu 2014, Wihaji mencoba peruntungan untuk mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Golkar Dapil Jateng IV (Sragen-Karangayar-Wonogiri). Namun, upaya itu pupus karena dirinya kalah dalam perolehan suara.

Hingga akhirnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda) Kabupaten Batang berlangsung, Wihaji maju mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Batang periode tahun 2017-2022 bersama Suyono yang saat itu menjabat sebagai Ketua DPC PPP. Mereka berdua diusung koalisi Partai Golkar, Hanura dan PPP.

Hasil Pilkada tersebut diluar dugaan karena pasangan Wihaji dan Suyono unggul dengan memperoleh suara sebesar 56,6 persen. Pasangan itu mengungguli tiga paslon lain, termasuk koalisi parpol besar, seperti PDIP dan Gerindra yang hanya memperoleh 26 persen suara.

Saat dikonfirmasi GoNews.co terkait apakah Wihaji akan maju kembali di Pikada Batang 2024? Wihaji hanya menjawab dengan ketawa. "Hahahah," tulisnya di pesan Whatsapp.

"Saat ini saya sudah jadi rakyat biasa mas," tulisnya lagi.

Selain Wihaji, nama lain yang muncul adalah putera Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Pria yang baru melepas masa lajangnya beberapa bulan lalu itu, dianggap pantas dan cocok memimpin Kabupaten Batang. Namun Kaesang sendiri saat dimintai tanggapan soal dukungan warga di Pilkada Batang, mengaku tak ingin jadi pejabat. "Enggak. Gajinya sedikit," ujar Kaesang Pangarep.

Ia mengaku lebih senang jadi pengusaha. "Ya (mendingan jadi pengusaha). Benaran gajinya (pejabat) kecil," imbuhnya.

Selain dua nama diatas, muncul juga sosok Ketua DPRD Kabupaten Batang, Maulana Yusup yang merupakan anak dari Ketua DPC PKB Batang, Fauzi Fallas. Hal tersebut diungkapkan sekretaris DPW PKB Jateng, Sukirman. "PKB menyiapkan kader, terus terang saja kami mau mendorong keluarga dari kaji Keluarga Fauzi Fallas," katanya.

Fauzi Fallas adalah Ketua DPC PKB Kabupaten Batang saat ini. Ia pernah maju pada pilbup Batang 2017 tapi kalah dengan pasangan Wihaji-Suyono. Sukirman menambahkan, jika tidak Fauzi Fallas, maka anaknya Maulana Yusup juga bisa menjadi calon Bupati. Saat ini, Maulana Yusup menjabat ketua DPRD Kabupaten Batang.

Ia ingin pada pilbup Batang 2024, PKB mengusung calon bupati sendiri. Sebab, jumlah kursi di Kabupaten Batang mencukupi. "Kami ini pemenang pileg di Batang dengan 10 kursi. Kami bisa mencalonkan sendiri," jelasnya.

Saat dikonfirmasi GoNews.co melalui pesan WhatsApp, Ketua DPC PKB Batang Fauzi Fallas maupun Ketua DPRD Kabupaten Batang, Maulana Yusup belum memberikan konfirmasi.***

wwwwww