Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kasus VCS Mahasiswi di Lombok Tengah Segera Diputus

Kasus VCS Mahasiswi di Lombok Tengah Segera Diputus
Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Arin P Quarta. (foto: ist./jpnn)
Sabtu, 21 Januari 2023 14:11 WIB
NUSA TENGGARA BARAT - Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Arin P Quarta mengungkapkan, kasus VCS (video call sex) yang melibatkan seorang mahasiswi tinggal menunggu putusan.

"Sidang putusannya akan dilakukan pada Selasa 31 Januari," kata Arin sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari jpnn, Sabtu (21/1/2023).

Baca Juga: WWG Desak Keadilan untuk Mahasiswi Telkom Korban Kekerasan Seksual yang Mengalami 'Tonic Immobility' 

Baca Juga: Ada Mahasiswi Ikut 'Jual Diri', Menteri Nadiem Mungkin Bisa Lakukan Ini... 

Arin menjelaskan, Jaksa telah menyampaikan tuntutan pada Terdakwa pada sidang ketiga, Kamis, lalu. Persidangan kasus ini digelar tertutup dan tanpa saksi ahli karena Terdakwa mengakui perbuatannya.

Apa hukukman untuk terdakwa nantinya, kata Arin, merupakan kewenangan Hakim. "Tugas kami hanya pembuktian," pungkasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Badminton, Nusa Tenggara Barat
wwwwww