Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Olympic

Gegara Makan di Warung Tak Bayar, Bentrok di Tual Pecah Akibatkan Polisi dan Warga Luka-luka

Gegara Makan di Warung Tak Bayar, Bentrok di Tual Pecah Akibatkan Polisi dan Warga Luka-luka
Bentrokan pecah di Kota Tual, Maluku. (Foto: Dokumen Istimewa)
Rabu, 01 Februari 2023 15:43 WIB

JAKARTA - Bentrokan di Kota Tual, Maluku mengakibatkan 3 anggota polisi dan 10 warga mengalami luka-luka. Bentrokan berawal dari ulah pemuda mabuk makan dan minum di warung tapi tidak bayar.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes M Roem Ohoirat mengatakan bentrokan terjadi pada Selasa (31/1) malam. Dia mengatakan insiden itu ada kaitannya dengan kasus sekelompok pemuda yang makan dan minum tidak bayar yang terjadi pada Sabtu (28/1) malam.

"Tadi malam terjadi ada kasus di Tual ini ada keterkaitan dengan kasus hari Sabtu 28 Januari lalu dimana pada saat itu ada sekelompok orang yang sedang mabuk kemudian minum atau makan di tempat penjualan kemudian mereka tidak bayar," kata Kombes Roem kepada wartawan, Rabu (1/2/2023).

"Kemudian terjadi masalah di situ, ada pemukulan terhadap penjual keluarga korban yang tadi itu, kemudian tidak terima sehingga permasalahan di situ Polres sudah menangkap 7 orang dan sudah terjadi tersangka" katanya.

Roem mengatakan, bentrokan yang terjadi pada malam tadi sempat diredam. Namun bentrokan kembali pecah sekitar pukul 10.00 WIT. "Pukul 10.00 WIT ada lagi salah satu warga yang kebetulan kena panah akibat kena panah ini kemudian memprovokasi kelompok warga lainnya melakukan penyerangan ke suatu kelompok lainnya," katanya.

Kendati demikian, massa bentrok dapat di dibubarkan pada siang hari. Namun bentrokan antar pemuda kompleks tersebut mengakibatkan 3 anggota polisi dan 10 warga mengalami luka-luka. "Perlu saya jelaskan ada korban yang alami luka-luka di antaranya korban luka dari Polri ada 3 orang, kemudian korban luka dari masyarakat itu ada 10 orang itu update tadi pagi," katanya.**

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Maluku
wwwwww