Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
19 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
19 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Olympic

Instruksi Kapolri Tingkatkan Kemampuan Pengamanan Sepakbola Sesuai Standar FIFA

Instruksi Kapolri Tingkatkan Kemampuan Pengamanan Sepakbola Sesuai Standar FIFA
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: dok. Istimewa).
Rabu, 01 Februari 2023 15:39 WIB

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui sedikit anggota Polri yang paham aturan pengamanan sepakbola. Dia menegaskan Polri terus berupaya meningkatkan kemampuan dengan salah satunya mendatangkan instruktur dari Inggris.

"Tentunya pengaturan pengamanan (sepakbola), ini tentunya menjadi hal baru untuk kita karena memang terus terang beberapa waktu yang lalu, minim anggota kita yang paham terkait dengan aturan-aturan," kata Sigit di Mabes Polri, Rabu (1/2/2023).

Sigit lalu menyinggung Tragedi Kanjuruhan. Dia mengatakan peristiwa itu membuat Polri harus melakukan perubahan-perubahan dengan cepat. "Dengan adanya peristiwa tersebut, mau tidak mau kita harus segera melakukan perubahan-perubahan dengan cepat. Dan tidak berhenti sampai di situ. Kita juga terus berupaya terus meningkatkan kemampuan," tutur dia.

"Dan alhamdulillah hari ini adalah penutupan dari kegiatan pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan SDM kita, dengan menghadirkan langsung para pelatih-pelatih dari Coventry University," sambungnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan, Polri berkomitmen menjaga marwah persepakbolaan Indonesia untuk tetap pada standarnya. Sigit mengatakan pihaknya siap memajukan persepakbolaan Indonesia hingga ke luar negeri.

"Dan ini tentunya menjadi komitmen kepolisian dan momentum kita seluruh penyelenggara dan pencinta sepakbola untuk terus mengangkat, mempersiapkan SDM-SDM kita, untuk siap menyelenggarakan event-event, baik di dalam negeri maupun internasional," terang dia.

"Yang betul-betul memenuhi harapan kita, dan bagaimana mewujudkan sepakbola sesuai standar FIFA internasional," pungkas Sigit.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww