Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

2023, BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen

2023, BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen
eputi Kepala Perwakilan Kantor Wilayah BI Tegal, Teguh Priyono (tengah). (Foto: Istimewa)
Selasa, 28 Februari 2023 13:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

PEKALONGAN - Di tengah gejolak ekonomi dan ancaman resesi tahun 2023 ini, ekonomi Indonesia terus menunjukkan ketahanan dan prospek baik. Prediksi Bank Indonesia (BI), pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 berkisar 5,3%.

Deputi Kepala Perwakilan Kantor Wilayah BI Tegal, Teguh Priyono menjelaskan bahwa, banyak negara lain yang sudah mengalami resesi, dimana pertumbuhan ekonominya sudah turun bahkan minus. Kendati demikian, Teguh bersyukur, pertumbuhan ekonomi negara Indonesia year on year sudah kembali on track di angka 5,3 persen.

"Dalam artian, secara makro stabilitas perekonomian negara Indonesia sudah cukup stabil dan kuat menghadapi gejolak pandemi Covid-19 maupun gejolak resesi," ucap Teguh, usai menghadiri sosialisasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah melalui pagelaran wayang kulit di GOR Jetayu Kota Pekalongan, baru-baru ini.

Teguh menilai, memang ada efeknya, dibuktikan di tahun sebelum pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat turun, namun saat ini sudah bisa bangkit lagi.

"Harapannya, dengan kita sudah bisa beraktivitas normal kembali, kita bisa segera bangkit dari segi pertumbuhan ekonomi agar bisa terwujud menjadi negara maju di Tahun 2045," tandasnya.***

wwwwww