Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Voli

Jelang HUT Ke-57 Kabupaten Batang, Ratusan Pelajar SD dan SMP Ikut Festival Tari Tradisional

Jelang HUT Ke-57 Kabupaten Batang, Ratusan Pelajar SD dan SMP Ikut Festival Tari Tradisional
Salah satu TIm peserta lomba. (Foto: Humas)
Minggu, 12 Maret 2023 11:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Berbagai acara dan perlombaan digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang. Perlombaan atau event yang digelar merupakan rangkaian menyambut HUT Ke-57 Kabupaten Batang.

Sepeerti hari ini, Minggu (12/3/2023), Pemkab Batang menggelar festival tari tradisional di Pendopo Kabupaten. Festival tari tradisional diikuti dua kategori tingkat SD dan SMP yang ada di seluruh Kabupaten Batang.

Untuk kategori SD, pihak panitia mewajibkan para peserta harus menarikan tari Batik Gringsing dan kategori SMP harus menarikan tari Simo Gringsing. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Affy Kusmoyorini ditemui dilokasi acara.

Ia juga mengatakan, Disdikbud mengadakan lomba tari yang dibalut dalam acara festival tari tradisional yakni para peserta harus membawakan tari batik gringsing dan tari simo gringsing. "Pada hari minggu tanggal 12 Maret 2023 ini khusus untuk kategori SD yang dilombakan wajib membawakan tari Batik Gringsing dan besok pada hari senin 13 Maret 2023 untuk kategori SMP yang dilombakan wajib membawakan tari Batik Gringsing dan tari Simo Gringsing," jelasnya.

Setiap tim yang ikut ada 5 peserta dan pada perlombaan kali ini kategori SD ada 27 tim dan kategori SMP ada 20 tim untuk yang tari Batik Gringsing dan ada 12 tim untuk yang tari Simo Gringsing mengikuti Festival Tari Tradisional.

Jurinya sendiri kata Dia, kebetulan pencipta tari batik gringsing dari sanggar greget Semarang yang bernama Yoyok Bambang Priyambodo. "Memilih tarian Batik Gringsing dan Simo Gringsing sebagai rangkaian memperingati HUT Ke-57 Kabupaten Batang sebagai edukasi kepada generasi muda memperkenalkan budaya asli Kabupaten Batang," terangnya.

Tidak cuma itu, tarian ini pada tahun 2022 sudah ada pembinaan seni dasar tarian Batik Gringsing dan Simo Gringsing yang diberikan kepada guru-guru seni SD dan SMP. Harapannya, guru-guru seni yang sudah dibina dapat mengajarkan ilmunya ke siswa-siswinya agar dapat menguasai seni dasar tarian Batik Gringsing dan Simo Gringsing.

Sementara itu, seniman tari dari Semarang Yoyok Bambang Priyambodo menerangkan, kedua tari tradisional itu berasal dari cerita rakyat dan artefak yang ada menunjukkan kekayaan intelektual milik Kabupaten Batang.

"Menurut cerita rakyat, Ki Ageng Gringsing bisa berubah jadi Simo atau harimau dan berdasarkan sejarah di Kabupaten Batang ada arca Sri Vasudara Asinjang Angagem Batik Gringsing, dari dua peristiwa itu muncullah kedua tari tradisional itu," terangnya.

Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Batang tidak hanya sebagai tempat singgah bagi pengemudi yang mengarah ke Jawa Barat maupun Jawa Timur. Namun lebih dari itu, bisa menjadi tempat menyaksikan kedua seni tari tersebut. "Adanya kegiatan pementasan lomba hari ini sangat luar biasa para generasi muda kita dapat menarikan tarian tradisional Kabupaten Batang sebagai tempat apresiasi yang sudah mempertahankan budaya," pungkasnya.***

wwwwww