Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
10 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Perhatian Jokowi untuk Papua Memang Besar, Tapi soal Keamanan Bagaimana?

Perhatian Jokowi untuk Papua Memang Besar, Tapi soal Keamanan Bagaimana?
anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani. (Foto: Istimewa)
Selasa, 21 Maret 2023 17:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Komisi I DPR RI mengakui perhatian besar dari Presiden Joko Widodo untuk tanah Papua. Terbukti, intensitas kunjungan ke Papua cukup tinggi (terhitung 16 kunjungan sampai saat ini).

Hanya saja, kunjungan yang sedemikian sering itu ternyata belum mampu meredam gejolak keamanan di wilayah paling timur Indonesia itu.

"Tentunya ini jadi pertanyaan kami, presiden sedemikian sering ke Papua. Itu tentu baik, artinya beliau punya perhatian besar. Tapi di antara intensitas dan perhatian yang besar itu masih terus bergejolak. Ini patut jadi catatan bagi kami di DPR, dan menarik dibahas, terutama dengan mitra kami seperti TNI dan BIN," kata anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/3/2023).

Dia berharap dari intensitas kunjungan yang tinggi itu, Presiden Jokowi seharusnya semakin mampu menangkap persoalan yang nyata-nyata ada di lapangan. "Artinya, makin sering turun, bapak presiden mampu belanja masalah lebih banyak lagi, lebih paham lagi. Apa sebenarnya yang jadi akar masalah di Papua, dan bagaimana solusi ideal yang perlu dilakukan," katanya.

Politisi muda Partai Golkar itu mengakui, Jokowi yang turun langsung ke lapangan merupakan langkah tepat, apalagi untuk masalah sepelik dan sekompleks tanah Papua.

"Jujur saja, sudah berapa presiden masalah Papua tidak kunjung selesai. Kita harapkan dengan semakin seringnya presiden turun, masalah Papua bisa ada titik terang penyelesaian," tandasnya.***

wwwwww