Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
14 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Olympic

Jelang Lebaran, Polda Jateng Amankan Puluhan Produsen dan Penjual Petasan

Jelang Lebaran, Polda Jateng Amankan Puluhan Produsen dan Penjual Petasan
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi. (Foto: Istimewa)
Rabu, 05 April 2023 21:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

SEMARANG - Polda Jawa Tengah dan jajaran polres di wilayah tersebut mengamankan puluhan produsen hingga penjual petasan dalam operasi Cipta Kondisi saat Ramadhan yang digelar sepuluh hari terakhir.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi mengatakan, jumlah kasus yang diungkap dalam operasi mulai 24 Maret hingga 4 April 2023 tersebut mencapai 58 kasus dengan 90 tersangka. "Hasil ungkap di 24 polres dengan laporan mencapai 58 laporan," katanya, Rabu (5/4/2023).

Adapun berbagai jenis barang bukti yang diamankan antara lain 450 kg bahan petasan, 35 kg serbuk belerang, 35 kg potasium, serta puluhan ribu petasan berbagai ukuran siap jual.

Salah satu kasus terbesar yang diungkap yakni di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, pada 26 Maret 2023. Ledakan bahan petasan tersebut mengakibatkan satu orang tewas, tiga terluka, serta belasan rumah rusak.

Kapolda mengatakan pengawasan oleh unit siber dilakukan untuk mengawasi kemungkinan penjualan bahan baku petasan secara daring. Ia juga mengimbau masyarakat tentang bahaya meracik petasan meski merupakan bagian dari kebiasaan yang dilakukan menjelang Lebaran.***

wwwwww