Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Sukses Liga 1 Musim 2022/2023 Jadi Komitmen Pemerintah Mengawal Industrialisasi Sepak Bola

Sukses Liga 1 Musim 2022/2023 Jadi Komitmen Pemerintah Mengawal Industrialisasi Sepak Bola
Menpora Dito Ariotedjo saat menutup Liga 1 Musim 2022/2023. (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 17 April 2023 21:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PARE-PARE- Kesuksesan Liga 1 Musim 2022/2023 menjadi salah satu komitmen pemerintah untuk terus mengawal industrialisasi olahraga termasuk sepak bola. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora Ri) Dito Ariotedjo pada acara penutupan Liga 1 musim 2022/2023 di Stadion Gelora BJ Habibie, Sulawesi Selatan, Minggu (16/4/2023) malam.

"Suksesnya Liga 1 tahun ini sejalan dengan komitmen kami di Kemenpora untuk selalu mengawal industrialisasi olahraga termasuk sepakbola yang dapat membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat luas," ujar Menpora Dito.

"Untuk itu pemerintah juga terus mendukung lahirnya sebuah kompetisi berjenjang, sehat dan sportif. Terutama bergulirnya kembali Liga 2 dan 3 sehingga mampu memberikan dampak ekonomi luas dan merata diseluruh Indonesia," tambah Menpora.

Menpora Dito menilai kompetisi kali ini bisa berjalan sukses apalagi dapat dihadiri oleh penonton. Meskipun masih ada catatan-catatan yang perlu diperhatikan untuk dapat diperbaiki kedepannya.

"Kejadian Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan adanya korban jiwa harus menjadi pelajaran bagi kita semua agar jangan sampai ada lagi tragedi dalam pertandingan olahraga apapun, apalagi sampai mengakibatkan adanya korban," harap Menpora Dito.

"Seperti arahan Bapak Presiden, sepakbola harus menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Kedepan, kita mempunyai komitmen bersama agar stadion maupun gelanggang olahraga dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, baik itu pria wanita orang tua sampai anak-anak," tambah Menpora Dito. ***

wwwwww