Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2023 Kamboja

Gubernur Sumsel Bangga CdM Kontingen Indonesia Promosikan Baju Adat Sumsel

Gubernur Sumsel Bangga CdM Kontingen Indonesia Promosikan Baju Adat Sumsel
CdM Kontingen Indonesia, Lexyndo Hakim mengenakan baju adat Palembang. (NOC Indonesia)
Sabtu, 06 Mei 2023 14:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kontingen Indonesia menjadi pusat perhatian dalam defile pembukaan SEA Games 2023 Kamboja di Morodok Techo National Stadium, Jumat (5/5/2023) malam. Dalam defile, tim Indonesia membawakan berbagai baju adat nusantara. Salah satu yang menonjol adalah baju adat Bali yang dikenakan Flag Bearer Flairene Chandrea dan adat Palembang yang dipakai Chef de Mission Lexyndo Hakim.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru pun mengaku sangat bangga dan berterima kasih kepada tim Indonesia yang melalui CdM Lexyndo Hakim telah menggunakan baju adat Palembang.

"Terima kasih karena Kontingen Indonesia telah mempromosikan pakaian adat Sumatera Selatan," kata Gubernur Sumsel Herman Deru, Sabtu (6/5/2023) pagi.

Menurutnya, ini adalah kehormatan bagi warga Sumsel. Apalagi sekarang Pemprov Sumsel sedang membangkitkan budaya dan kearifan lokal Sumsel. "Dalam setiap kegiatan, kita selalu tonjolkan budaya atau pakaian adat Sumsel," katanya.

Jadi, lanjut Herman, apa yang sudah dilakukan tim Indonesia dan CdM Lexyndo merupakan sebuah kehormatan untuk masyarakat Sumsel. "Terima kasih sudah membawa budaya Sumsel ke dunia internasional," kata dia.

Seperti diketahui, dalam upacara pembukaan atau opening ceremony SEA Games 2023 Kamboja ,Kontingen Tim Indonesia mengikuti defile dengan menurunkan sekitar 30 perwakilan atlet, ofisial, dan tim Chef de Mission (CdM).

Kontingen Tim Indonesia dipimpin oleh CdM Lexyndo Hakim. Sedangkan pembawa bendera atau flag bearer adalah perenang Flairene Candrea Wonomiharjo.

Flairene mengenakan baju asal Bali yang biasa dipakai para penari Panji Semirang. Tari Panji Semirang merupakan salah satu tari tradisional yang berasal dari Bali.

Sedangkan CdM Lexyndo Hakim memilih untuk memakai baju adat dari Sumatera Selatan. Lexy menjelaskan, arti dari songket Palembang adalah simbol dari harapan dan keberanian. "Baju Palembang karena kain songket merupakan ciri khas pakaian adat Palembang, Sumatera Selatan yang memiliki sebuah harapan dan keberanian," ucap Lexy.

"Harapan itu bisa menjadi optimisme bahwa kita bisa meraih medali seperti ketika Palembang, Sumatera Selatan menjadi tuan rumah SEA Games 2011 dan Asian Games 2018 dimana pada saat itu Indonesia mendapatkan medali yang cukup banyak. Itu juga menjadi harapan-harapan yang bisa kita gapai di SEA Games 2023 Kamboja," lanjutnya.

"Kemudian songket juga memiliki makna keberanian. Artinya kesan yang ingin disampaikan adalah setiap atlet cabor yang kita ikuti tampil dengan penuh keberanian. Bukan hanya punya nyali dan tidak takut kalah, namun lebih dari itu, mereka dapat bertanding dengan percaya diri dan penuh ketenangan, sehingga bisa menampilkan performa terbaik," tutupnya. ***

wwwwww