Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
10 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
11 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Home  /  Berita  /  Olympic

Para Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri Ingatkan Aparat Pemerintah Untuk Netral dan Jamin Pemilu Bebas Gangguan

Para Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri Ingatkan Aparat Pemerintah Untuk Netral dan Jamin Pemilu Bebas Gangguan
Pernyataan bersama puluhan Purnawirawan perwira tinggi TNI-Polri tersebut di Jakarta (3/5/2023). (Foto: Istimewa)
Minggu, 07 Mei 2023 22:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Puluhan purnawirawan perwira tinggi dari ketiga angkatan TNI dan Polri mengingatkan para pejabat negara maupun aparat pemerintah untuk menjaga netralitas mereka menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Mereka juga menolak tegas upaya-upaya untuk mengganggu eksistensi maupun kredibilitas kandidat-kandidat bakal Capres dan Cawapres dari pihak oposisi.

"Pemilu adalah ajang kontestasi yang sah berdasarkan konstitusi dan Undang-undang yang berlaku. Siapapun yang memenuhi syarat untuk dicalonkan menjadi Capres dan Cawapres harus dijamin kemerdekaan serta kebebasannya, tanpa ditanggung kampanye-kampanye hitam, termasuk rekayasa hukum, untuk merusak nama dan reputasinya," tegas Letjen Purn Ediwan Prabowo, mantan Sekjen Kemenhan, yang membacakan pernyataan bersama puluhan Purnawirawan perwira tinggi TNI-Polri tersebut di Jakarta (3/5/2023).

Mereka berkumpul dalam rangka halal bihalal. Momen ini juga digunakan untuk membahas perkembangan situasi terkini.

Para Jenderal purnawirawan ini prihatin melihat adanya upaya-upaya tidak sehat untuk membuat Pemilu 2023 berjalan tidak jujur, tidak adil, tidak bebas dan tidak rahasia serta tidak damai sebagaimana mestinya.

"Negara harus menjamin hak rakyat untuk memilih calon Presiden dan wakil Presiden secara jujur, adil, bebas dan rahasia, tanpa rasa takut dan tanpa iming-iming imbalan tertentu," kata Letjen Purn. Ediwan lagi, "Semua pihak wajib mematuhi peraturan perundang-undangan dan negara wajib memberi sanksi bagi siapapun yang melanggar."

Lebih jauh, para purnawirawan ini mengingatkan, "Segala upaya yang bisa menciderai pelaksanaan Pemilu 2024, maupun para pesertanya pada hakikatnya merupakan upaya menciderai Pancasila, UUD 1945, NKRI serta persatuan dan kesatuan bangsa," kata Letjen Purn Ediwan lagi. Ia didampingi para jenderal purnawirawan saat membacakan pernyataan bersama ini.

Karena itu, para Jenderal purnawirawan ini mengapresiasi para pejabat negara dan aparat pemerintah, termasuk di jajaran TNI-Polri yang memegang teguh sumpah jabatannya.

"Negara menjadi bermartabat, maju, kuat dan sejahtera karena memiliki pejabat serta aparat yang berintegritas tinggi dan berkomitmen kuat demi kemajuan bangsa," tandas Letjen Purn Ediwan mewakili rekan-rekannya para Jenderal purnawirawan TNI dan Polri.

Para Jenderal purnawirawan ini datang dari Partai Nasdem, Partai Demokrat serta PKS, yang tergabung dalam Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP).***

wwwwww