Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2023 Kamboja

Strategi Jitu Dharma Raj Mengubur Impian Malaysia

Strategi Jitu Dharma Raj Mengubur Impian Malaysia
Pelawtih Timnas Hoki Indoor Putra Indonesia, Muhammad Dharma Raj. (Foto: Gonews,co)
Minggu, 07 Mei 2023 23:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PNOM PENH - Pelatih Timnas Hoki Indoor Putra Indonesia, Muhammad Dharma Raj mengaku sempat tegang saat Prima Rinaldi dan kawan-kawan tertinggal 0-3 saat berhadapan dengan Malaysia pada pertandingan babak final cabang olahraga Hoki SEA Games 2023 Kamboja yang berlangsung di Dinosaur Hall Pnom Penh, Kamboja, Minggu (7/5/2023).

Di laga kuartal keempat dimana waktu tersisa 5 menit dan 30 detik, Dharma Raj langsung mengatur strategi dengan melibatkan kiper Timnas Hoki Indoor Putra Indonesia membantu untuk meningkatkan serangan.

Hasilnya, strategi jitu itu membuahkan hasil dengan lahirnya 3 gol sekaligus menyamakan kedudukan dalam waktu yang sangat pendek. Kemudian, Timnas Hoki Indoor Indonesia mengubur impian Malaysia melalui adu penalti dengan skor 2-1 sekaligus memastikan medali emas untuk disumbangkan bagi Kontingen Indonesia.

"Menerapkan strategi dengan melibatkan kiper membantu meningkatkan serangan ke pertahanan Malaysia itu memang resikonya besar karena bisa mengalami kekalahan besar. Tetapi, saya tidak punya pilihan lain dalam upaya mengejar ketertinggalan. Hasilnya, saya pun puas dimana kerja sama anak-anak dalam membangun serangan secara sporadis membuahkan hasil 3 gol," jelasnya.

Ketika disinggung dengan kegagalan Timnas Hoki Indoor Putri Indonesia memenuhi target meraih emas dan hanya meraih perunggu di Kamboja, Dharma Raj mengatakan, Timnas Putri Indonesia yang dikalahkan Malaysia di babak semifinal dengan skor 3-2 itu masih kurang pengalaman bertanding.

"Mereka masih kurang pengalaman bertanding. Jadi, mereka tidak bisa dengan cepat mengantisipasi tekanan lawan. Ke depan, saya yakin mereka akan jauh lebih baik. Yang pasti, mereka sudah menujukkan perkembangan prestasi mengembirakan," tegasnya. ***

wwwwww