Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Olympic

Pendapatan Iklan Radio Menurun, Ini Harapan Erick Tohir di Munas PRSSNI 2023

Pendapatan Iklan Radio Menurun, Ini Harapan Erick Tohir di Munas PRSSNI 2023
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemerintah pusat punya dana Rp32,7 triliun untuk perbaikan jalan, salah satunya diberikan kepada provinsi Lampung.(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Rabu, 10 Mei 2023 22:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) mengadakan Musyawarah Nasional ke-16 tahun 2023 dengan tema "Radio Stay Relevant". Acara yang berlangsung di Gedung Krakatau Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, dihadiri oleh 348 peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Musyawarah Nasional ini dibuka langsung oleh ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Ubaidillah.

Dalam sambutannya, Ubaidillah menyampaikan komitmen KPI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya bagi para penyiar radio. "KPI akan menghadirkan Radio Academy yang anggotanya adalah seluruh radio di tanah air. Academy ini menjadi kebutuhan karena secara Undang-Undang KPI merupakan pengawas TV dan Radio," ujarnya.

Ubaidillah juga menegaskan pentingnya kerjasama antara KPI dengan seluruh pihak yang terkait dengan perusahaan radio. "Pada hari ini saya sampaikan di depan Bapak Ibu, bahwa KPI akan saling menguatkan dengan seluruh atau siapapun yang terkait dengan perusahaan radio," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum PRSSNI Erick Thohir dalam pesan yang dibacakan oleh Sekretaris Umum PRSSNI, Muhammad Rafiq, mengatakan bahwa Munas ini menjadi titik balik kejayaan radio. "Kami meminta Musyawarah ini dapat merumuskan satu kebijakan yang akan membawa perubahan dalam industri radio di tanah air," katanya.

Rafiq juga mengungkapkan kondisi industri penyiaran baik radio maupun televisi yang sedang tidak baik-baik saja. Berdasarkan Nielsen Audio Measurement, jumlah penonton televisi mengalami penurunan hingga 30 menit. Selain itu, pendapatan iklan radio yang pada tahun 2019 mencapai Rp 1,7 triliun mengalami penurunan hingga 50%.

"Pak Erick berharap agar Munas ini dapat merumuskan program yang dapat mengembalikan kejayaan dan kebaikan industri penyiaran radio," tegas Rafiq.

Dalam kesempatan itu, Rafiq juga berharap anggota PRSSNI dapat beradaptasi dengan tingginya masyarakat Indonesia yang saat ini mengakses internet. "Kita harus bisa memanfaatkan media online untuk memperluas jangkauan pendengar radio kita," ujarnya.

Munas ini tidak hanya membahas pemilihan ketua umum PRSSNI periode 2023-2027, tetapi juga membahas sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan untuk membangkitkan industri penyiaran.

Pengurus Pusat PRSSNI dan seluruh pengurus dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi turut hadir dalam Munas ini.***

wwwwww