Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Basket

Dihujani Rudal dan Drone, Ukraina Sebut Ini Serangan Terbanyak dalam Durasi Pendek

Dihujani Rudal dan Drone, Ukraina Sebut Ini Serangan Terbanyak dalam Durasi Pendek
Video ledakan rudal Rusia yang ditembak Ukraina di langit Kyiv. (gambar: ist./reuters)
Selasa, 16 Mei 2023 17:09 WIB
KYIV - Para pejabat Kiey menuturkan bahwa Ibu Kota Ukraina itu diserang drone dan rudal, kemarin, pada dini hari waktu setempat atau Senin pukul 23:30 zona waktu GMT (Greenwich Mean Time).

Lansiran BBC.com yang dikutip GoNEWS.co di Jakarta, Selasa (16/5/2023), menyebut, terjadi 8 serangan dalam waktu dua jam. Hingga serangan usai, total ada 18 rudal rusia yang ditembak jatuh dari langit Kiev.

Baca Juga: Jokowi Bisa Dapat Penghargaan Nobel jika Bisa Memfasilitasi Perdamaian Rusia-Ukraina di KTT G20 

Baca Juga: Daud Yordan Akan Hadapi Petinju Muda Ukraina 

Peringatan agar masyarakat menjauh dari jendela rumah masing-masing sudah digaungkan sejak dini hari tapi Kiev tetap mencatatkan korban, setidaknya 3 orang terluka dalam rentetan serangan.

Kepala angkatan bersenjata Ukraina Valerii Zaluzhny mengatakan, Rusia menyerang Kyiv dari utara, selatan dan timur. Sementara itu, Kepala Administrasi Militer Ibu Kota Ukraina Serhiy Popko menggambarkan, rentetan serangan itu sebagai, "jumlah maksimum rudal serang dalam periode waktu terpendek."***

wwwwww