Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2023 Kamboja

Bibir Pecah dan Kepala Pusing, Sumardji: Tak Masalah Yang Penting Juara

Bibir Pecah dan Kepala Pusing, Sumardji: Tak Masalah Yang Penting Juara
Manajer Timnas U 22 Indonesia, Sumardji. (Istimewa)
Rabu, 17 Mei 2023 01:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PHNOM PENH  - Manajer Timnas U 22 Indonesia, Sumardji mengalami pecah bibir dan sempat kepalanya pusing akibat pemukulan yang dilakukan offisial Tim Thailand pada saat pertandingan final SEA Games 2023 Kamboja yang berakhir dengan kemenangan Timnas U 22 Indonesia 5-2 lewat extra time.

"Ya, kepala saya sempat pusing akibat pukulan dan bibir saya juga pecah. Tapi, saya sudah tidak pusing lagi karena Timnas Indonesia sudah juara," kata Sumardji sembari mempelihatkan bibirnya yang pecah dan masih berdarah.

Insiden pemukulan Manajer Timnas U 22 Indonesia terjadi saat Pasukan Indra Sajfari unggul 3-2 melalui gol yang diciptakan Irfan Jauhari pada menit ke-91. Saat itu, penghuni bench Thailand mengeroyok Sumardji yang hendak melarang offisial Indonesia melakukan selebrasi . Laga sempat terhenti beberapa menit, tetapi setelah kondisi tenang, laga dilanjutkan. ***

wwwwww