Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Ini Sebaran Per-Provinsi untuk Hotel Jemaah Indonesia di Makkah

Ini Sebaran Per-Provinsi untuk Hotel Jemaah Indonesia di Makkah
Dok Kemenag
Sabtu, 27 Mei 2023 18:34 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Sebanyak 108 hotel telah dipersiapkan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk menampung jemaah haji Indonesia di Makkah. Menurut Ketua PPIH Arab Saudi, Subhan Cholid, akomodasi yang disediakan untuk jemaah ini setara dengan hotel bintang tiga, bahkan ada juga yang setara dengan hotel bintang empat dan lima.

Hotel-hotel tersebut tersebar di lima kawasan di Makkah, yaitu Mahbas Jin dengan 17 hotel, Jarwal dengan 10 hotel, Raudlah dengan 15 hotel, Misfalah dengan 26 hotel, dan Syisyah dengan 40 hotel. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan tiba di Makkah pada tanggal 2 Juni 2023.

Namun, bagaimana sebaran per provinsi untuk penempatan jemaah haji Indonesia di hotel-hotel tersebut? Subhan Cholid menjelaskan bahwa Direktur Jenderal Penyelenggaran Haji dan Umrah Kementerian Agama telah mengeluarkan keputusan mengenai penempatan akomodasi jemaah haji Indonesia di Makkah dan Madinah 1444 H/2023 M. Penempatan ini didasarkan pada sebaran embarkasi.

"Ketentuan penempatan jemaah haji Indonesia telah diterbitkan sebagai pedoman bagi penempatan mereka saat tiba di Makkah. Penempatan ini didasarkan pada sebaran embarkasi keberangkatan mereka," terang Subhan di Makkah pada Sabtu (27/5/2023).

Subhan menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan akhir, dan 108 hotel yang telah dikontrak siap digunakan sebagai tempat tinggal bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah. Lokasi hotel di Makkah ini terbagi menjadi 11 sektor, dengan satu sektor khusus di sekitar Masjidil Haram. Jarak terdekat antara hotel dengan Masjidil Haram adalah sekitar 850 meter di Jarwal, sedangkan jarak terjauh mencapai sekitar 4.339 meter di Syisyah.

"PPIH Arab Saudi telah menyiapkan Bus Shalawat untuk mengantar jemaah ke Masjidil Haram, baik saat pergi maupun pulang. Bus Shalawat ini akan beroperasi selama 24 jam," tambah Subhan.

Penyediaan hotel-hotel yang nyaman dan terdekat dengan Masjidil Haram merupakan upaya Arab Saudi untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah haji di Makkah. Dengan adanya akomodasi yang baik, diharapkan jemaah haji dapat fokus dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenteram.

Sebagai penutup, Subhan Cholid mengingatkan kepada jemaah haji Indonesia untuk tetap menjaga keselamatan, kesehatan, dan kebersihan selama berada di Makkah. Ia juga mengharapkan agar jemaah haji dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berikut sebaran per provinsi untuk hotel jemaah di Makkah:

1. Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS)
a. Jemaah asal Jawa Barat,
b. Menempati wilayah Mahbas Jin

2. Embarkasi Kertajati (KJT)
a. Jemaah asal Jawa Barat,
b. Menempati wilayah Mahbas Jin dan Syisyah

3. Embarkasi Makassar (UPG)
a. Jemaah asal Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat
b. Menempati wilayah Syisyah

4. Embarkasi Batam (BTH)
a. Jemaah asal Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi
b. Menempati wilayah Syisyah

5. Embarkasi Banjarmasin (BDJ)
a. Jemaah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah
b. Menempati wilayah Syisyah

6. Embarkasi Palembang (PLM)
a. Jemaah asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung
b. Menempati wilayah Syisyah

7. Embarkasi Surabaya (SUB)
a. Jemaah asal Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur
b. Menempati wilayah Syisyah dan Raudhah

8. Embarkasi Solo (SOC)
a. Jemaah asal Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
b. Menempati wilayah Raudhah dan Misfalah

9. Embarkasi Aceh (BTJ)
a. Jemaah asal Aceh
b. Menempati wilayah Jarwal

10. Embarkasi Medan (KNO)
a. Jemaah asal Sumatera Utara
b. Menempati wilayah Jarwal

11. Embarkasi Padang (PDG)
a. Jemaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu
b. Menempati wilayah Jarwal

12. Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG)
a. Jemaah asal DKI Jakarta, Banten, dan Lampung
b. Menempati wilayah Jarwal

13. Embarkasi Balikpapan (BPN)
a. Jemaah asal Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara
b. Menempati wilayah Jarwal

14. Embarkasi Lombok (LOP)
a. Jemaah asal Nusa Tenggara Barat
b. Menempati wilayah Misfalah.***

wwwwww