Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
13 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
17 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
9 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
Home  /  Berita  /  Nasional

16 Provinsi Masuk Kategori Miskin di Tahun Pemilu

16 Provinsi Masuk Kategori Miskin di Tahun Pemilu
Ilustrasi kemiskinan. (gambar: ist./antara)
Selasa, 06 Juni 2023 17:31 WIB

JAKARTA - Pemerintah menyebut akan ada 16 provinsi yang masuk kategori miskin pada 2024 (tahun pemilu). Demikian disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat bersama 'dewan', kemarin.

"Sasaran pembangunan provinsi di 2024 ada sekitar 16 dari 34 provinsi yang kami hitung, karena Papua dan Papua Barat masih jadi satu yang tingkat kemiskinan masih relatif tinggi dibandingkan sasaran pembangunan 2024 yang akan datang," kata Suharso sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Selasa (6/6/2023).

Baca Juga: Angka Kemiskinan Jateng bisa Ganjal Ganjar Jika...

Baca Juga: Pejabat Dilarang Gelar Bukber, Ketum PBNU: Mending Bagi-bagi Fakir Miskin, Nggak Usah Pesta 

Lansiran parlemen menyebut, provinsi miskin di tahun pemilu itu antara lain, Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan (Sumsel), Lampung, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara, Papua, NTB dan NTT. Selain itu, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY juga masuk kategori.

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) Muhaimin Iskandar mengungkapkan, dari 16 provinsi tersebut pemerintah perlu melakukan pemilahan akurat sampai ke tingkat desa agar penanganan kemiskinannya bisa lebih tepat.

Baca Juga: Nasib Kuli Angkut Pelabuhan Belawan, Dibutuhkan Tapi Terjerat Kemiskinan 

Baca Juga: Mobil Dinas yang Dicuci Risma Mati Pajak, Milik Bekas Ditjen Fakir Miskin Kemensos

"Dari 16 provinsi tentunya perlu dipilah lagi Kabupaten/Kota atau bahkan Kecamatan atau Desa mana yang memerlukan penanganan khusus. Nah ini perlu dilakukan di awal, jadi lebih terukur dan tentunya harapan saya tepat sasaran," tegas Muhaimin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww