Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Striker Jerman U-17 Max Moerstedt: Laga Semifinal Gila

Striker Jerman U-17 Max Moerstedt: Laga Semifinal Gila
Penyerang muda Timnas U 17 Jerman, Max Moerstedt (foto DFB)
Rabu, 29 November 2023 02:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Satu finalis Piala Dunia U-17 2023 sudah ditentukan, dan Timnas U 17 Jerman dalam jalurnya untuk bisa meraih gelar juara Piala Dunia kelompok usia pertamanya. Mereka melaju setelah mengalahkan Timnas U 17 Argentina dengan skor 7-5 (3-3) dalam duel klasik yang dramatis di semifinal Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (28/11/2023).

Laga semifinal memiliki tensi tinggi dengan ritme turun naik. Striker Jerman U-17 Max Moerstedt sampai menyebutnya sebagai pertandingan yang 'gila'. Bagai roller coaster untuknya. Max sendiri adalah penyumbang gol ketiga Jerman di menit 69.

Bagaimana tidak, laga memang seru. Jerman unggul lebih dulu. Tetapi Argentina kemudian membalikkan keadaan dan unggul 2-1.

Jerman mendapat giliran untuk berbalik unggul 3-2. Namun La Albiceleste tak menyerah dan berhasil menyamakan skor menjadi 3-3. Laga semifinal yang benar-benar menampilkan dua tim terbaik.

Dukungan penonton untuk Jerman membuat suasana menjadi meriah. Moerstedt menuturkan dirinya serta rekan-rekan mendapatkan suntikan motivasi dengan dukungan penonton. Para suporter yang selalu ramah di mana pun mereka berada, baik suporter lokal maupun luar negeri, dinilainya sangat baik bagi tim.

"Ini laga semifinal yang 'gila', turun naik. Tapi pada akhirnya, keberuntungan dalah bagian dari sepak bola dan kami memenangkan pertandingan. Itulah kenapa kami bisa di sini," kata Moerstedt.

"Di hadapan suporter yang selalu memberikan motivasi tambahan bagi kami. Ini pertama kali saya bermain di Solo, tapi rasanya di manapun kami bermain, Bandung, Jakarta, atau di Solo ini orang-orangnya selalu ramah. Dan, saya bersyukur akan hal itu," tukasnya.

Setelah memastikan diri ke final, Max menegaskan jika timnya tidak akan memilih lawan. Apakah itu Prancis U-17 atau Mali U-17 yang akan dihadapi, menurutnya yang terpenting bisa membawa pulang trofi Piala Dunia U-17 2023.

"Untuk saya yang terpenting adalah kami bisa memenangkan Piala Dunia U-17. Mau Mali atau Prancis (di final) tidak masalah," tegasnya.

Empat kali sudah Jerman bermain di semifinal Piala Dunia U-17, tetapi baru sekali mereka bisa lolos ke babak final. Itu pun ketika perhelatan pertama di 1985, saat Jerman masih bernama Jerman Barat. Pada laga final, Jerman kandas di tangan Nigeria dengan skor 2-0. ***

wwwwww