Pj Gubernur DKI Jakarta Buka Festival Budaya Disabilitas 2024
![]() |
| Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat membuka Festival Budaya Disabilitas 2024. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
Kegiatan festival bertema 'Istimewa dalam Keterbatasan, Semangat dalam Berkarya Seni' digelar selama dua hari, yakni di GKJ pada hari ini dan Teater Besar di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Heru mengatakan, kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi anak-anak disabilitas untuk berkreasi dan menggali potensinya di bidang seni dan budaya.
Ia juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran di Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan fasilitas untuk mengembangkan bakat, talenta, dan potensi mereka.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk berkarya, meluangkan waktu mereka untuk bercengkerama dengan teman-teman, dan memberikan kesempatan untuk berinovasi dalam seni dan budaya," ujarnya.
Heru berharap, kegiatan Festival Seni Budaya yang melibatkan anak-anak penyandang disabilitas ini semakin banyak diselenggarakan di Jakarta.
Selain dapat meningkatkan potensi dan kreativitas, juga dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri para difabel untuk terus maju dan berkontribusi dalam membangun Kota Jakarta sebagai kota global.
"Saya sangat bangga dan bahagia dapat bertemu dan berkumpul dengan anak-anak kita yang kreatif ini. Saya juga berterima kasih kepada orangtua yang telah membimbing dengan penuh cinta, sehingga anak-anak kita bisa berkreasi dan berinovasi dalam festival ini," terangnya.
Melalui berbagai upaya ini, imbuh Heru, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk menjadikan Jakarta kota yang ramah disabilitas, seperti menghadirkan kegiatan menarik bagi teman-teman difabel, layanan prioritas pada transportasi umum, hingga kemudahan fasilitas publik.
Heru juga meminta agar semakin banyak kegiatan yang digelar di gedung-gedung bersejarah di Jakarta seperti GKJ ini, untuk sekaligus mengenalkan sejarahnya kepada generasi muda.
"Kami akan terus berupaya menghadirkan fasilitas ramah disabilitas secara bertahap, karena kami ingin memberikan kenyamanan bagi warga disabilitas di Jakarta. Membangun Jakarta itu harus maju dan berkesinambungan, jadi harus terus dilanjutkan upaya ini," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana menambahkan, terdapat 154 peserta yang mengikuti kegiatan ini.
Rinciannya, Tari Kreasi Daerah 111 peserta, Menggambar Tunggal 23 peserta, dan Solo Vocal 20 peserta. Adapun juri festival berasal dari akademisi dan praktisi dengan keahlian dan kemampuan di bidang masing-masing.
"Para pemenang festival akan menerima apresiasi berupa piagam penghargaan, tropi, dan uang pembinaan melalui Bank DKI. Harapannya, semoga kegiatan festival ini dapat menjadi sarana pengembangan dan pelestarian seni budaya bagi para penyandang disabilitas, serta dapat mengenal perkembangan seni dan budaya yang sedang berkembang saat ini melalui berbagai kegiatan menarik," pungkasnya. (Riyan). ***
| Kategori | : | Voli, DKI Jakarta |








