Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
18 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Wagner Lopes Akui Permainan Buruk PSS Sleman

Wagner Lopes Akui Permainan Buruk PSS Sleman
PSS Sleman saat menghadapi Persik Kediri. (Dok.ligaindonesiabaru)
Selasa, 20 Agustus 2024 18:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SOLO - PSS Sleman harus kembali menelan hasil buruk setelah kalah 0-2 dari Persik Kediri pada laga pekan kedua BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (19/8/2024). Ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun yang didapat skuat Super Elang Jawa di awal kompetisi musim ini. 

Performa tidak maksimal PSS di berbagai lini menjadi faktor utama kekalahan kali ini. Bertolak belakang dengan Persik yang tampil lebih dominan dan efisien dalam memanfaatkan peluang.

Persik berhasil membuka keunggulan melalui skema tendangan bebas di luar kotak penalti setelah pelanggaran yang dilakukan oleh pemain PSS Sleman.

Ze Valente, gelandang serang Persik yang juga mantan pemain PSS mengambil tendangan bebas dan bola berhasil disambur Ramiro Fergonzi menjadi gol. Sempat dipertanyakan, gol tersebut kemudian tetap disahkan setelah melalui tinjauan VAR (Video Assistant Referee).

Sebenarnya, lima menit jelang babak pertama usai, striker muda PSS, Hokky Caraka sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun gol tersebut dianulir karena penyerang PSS lainnya, Danilo dalam posisi offside sebelum memberi umpan.

Persik Kediri kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-65 melalui gol dari pemain sayap Supriyadi memanfaatkan blunder dari bek kanan PSS, Achmad Figo.

Usai laga, pelatih PSS Sleman, Wagner Lopes, mengakui bahwa timnya tampil buruk dan gagal mengikuti strategi yang direncanakan. 

“Kami kehilangan momentum di pertandingan ini karena kesalahan sendiri sehingga hal tersebut mempengaruhi permainan di sepanjang pertandingan. Kami juga mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Namun, sering terjadi kesalahan sehingga ketika ada kesempatan menyamakan kedudukan kita gagal melakukannya,” kata Wagner Lopes.

Dia kemudian membandingkan apa yang ditampilkan sang lawan dalam laga itu.

“Kita semua bisa lihat bagaimana tim Persik bermain. Mereka ketika mendapatkan peluang bisa memanfaatkan menjadi gol,” dia menambahkan.

Dua kekalahan beruntun membuat posisi PSS kini masih ada dasar klasemen sementara dengan posisi masih minus 3 akibat penerapan sanksi dari Komdis PSSI. 

Pada laga pekan ketiga, PSS akan dijamu oleh Semen Padang FC pada Senin (26/8/2024) di Stadion STIK, Jakarta. Semen Padang sendiri juga mencatat hasil serupa dengan PSS dengan sudah menelan dua kekalahan di awal kompetisi ini. (M Syahrisad N). ***

wwwwww