Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Timnas Indonesia Diminta Tetap Semangat dan Optimis Meraih Kemenangan dan Mengukir Sejarah

Timnas Indonesia Diminta Tetap Semangat dan Optimis Meraih Kemenangan dan Mengukir Sejarah
Menpora Dito Ariotedjo. (Kemenpora.go,id)
Rabu, 16 Oktober 2024 19:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasinya untuk perjuangan Timnas Indonesia meski kalah dari Timnas China, 1-2 pada laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Qingdao Youth Football Stadium, Qingdao, China, Selasa (15/10/2024) malam.

"Permainanya (timnas Indonesia) sangat menguasai, penyerangannya juga baik, tadi ball possessionnya kalau tidak salah timnas kita 76 persen dan China 24 persen, itu yang harus kita apresiasi," kata Menpora Dito di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

"Cuma ya timnas kita belum beruntung, belum bisa menahan gol karena kecolongan dua kali, tapi alhamdulillah bisa membalas satu kali gol, jadi ya harus kita apresiasi," imbuh Menpora Dito.

Menpora Dito tetap berharap Timnas Indonesia masih memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026. "Kita ya harus berhitung lagi nih, PSSI bagaimana analisanya, kemungkinannya apakah ada change tetap lolos ke babak selanjutnya atau tidak," tuturnya.

Menpora Dito menyebut, China juga sebagai negara kuat di bidang sepakbolanya, secara peringkat FIFA pun timnas Indonesia (129) masih jauh di bawah China (91), tetapi anak-anak asuh Shin Tae-yong bisa mempertahankan ball possessionnya.

"Penguasaan bola itu yang harus kita apresiasi, itu adalah suatu progres yang sangat baik. Dan untuk wasit kali ini ya adillah, baik, ball positionnya kita bagus," urainya.

Menatap pertandingan berikutnya, kata Menpora Dito, Timnas Garuda harus tetap semangat dan optimis untuk meraih kemenangan dan mengukir sejarah.

"Harus optimis ya, setiap pertandingan ini kita ibaratnya naik tangga satu per satu tetapi mengukir sejarah. Dan pastinya bukan hal yang mudah, setiap pertandingan pasti ada element of surprise yang selalu didapat, dengan persiapan maksimal dan juga pengelolaan timnas saat ini ya kita selalu optimis. Kita tunggu evaluasi dari Coach STY," ujarnya.

Menpora juga menilai, pemilihan stadion dari tuan rumah China yang jauh dari bandara merupakan strategi untuk mengacaukan konsentrasi lawan sebelum bertanding.

"Iya pastinya itu sudah menjadi suatu strategi dari tuan rumah, ya kalau bisa pihak lawannya dibuat menempuh perjalanan panjang agar fisik dan mentalnya lelah," urainya. 

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia tertinggal di babak pertama dengan skor 0-2. China mencetak gol melalui Behram Abduwelli (menit ke-23) dan Yuning Zhang (menit ke-44). Pada babak kedua, Timnas Indonesia memperkecil kekalahan 1-2 melalui gol Thom Haye pada menit ke-86. ***

wwwwww