Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
16 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
20 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
16 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Gilbert Agius Minta Maaf PSIS Semarang Hanya Cetak 5 Gol

Gilbert Agius Minta Maaf PSIS Semarang Hanya Cetak 5 Gol
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius. (dok.ligaindonesiabaru)
Rabu, 06 November 2024 11:58 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
SEMARANG – PSIS Semarang saat ini tengah dirundung kesedihan mendalam usai mencatat rangkaian hasil buruk. Terakhir, skuat Mahesa Jenar harus menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pada pekan ke-10 BRI Liga 1 2024/2025 yang menjadi kekalahan ketujuh dari 10 laga yang sudah dijalani musim ini.

Sejauh ini, PSIS Semarang hanya mencatat tujuh poin hasil dari dua kali menang, sekali imbang dan tujuh kali kalah. Bahkan Septian David Maulana dkk juga harus puasa kemenangan di tujuh laga terakhirnya secara beruntun.

PSIS hanya mampu mencatat satu poin saja dari tujuh laga terakhir yang dijalani. Satu-satunya hasil imbang adalah didapat saat main sama kuat tanpa gol di laga tandang lawan PSM Makassar pada 20 September lalu.

Hasil buruk yang terus menyambangi PSIS membuat posisi di klasemen ikut terpuruk. Saat ini PSIS ada di peringkat ke-15 atau empat terbawah yang berarti hanya satu strip saja di atas batas zona merah degradasi yang kini dihuni Persis Solo, Madura United FC dan Semen Padang FC.

Lebih menyedihkan lagi, saat ini PSIS tercatat sebagai tim yang paling sedikit mencetak gol ke gawang lawan. Anak asuh pelatih Gilbert Agius dari 10 laga, hanya mampu mencetak lima gol saja yang menjadikan PSIS sebagai tim paling tumpul hingga laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2024/2025.

Tak heran jika kemudian lini depan mendapatkan banyak sorotan. Apalagi baru lima gol saja yang bisa disarangkan PSIS musim ini. Nampaknya, absennya para pemain yang beroperasi di lini depan cukup jadi kendala.

PSIS Semarang sebenarnya musim ini memiliki striker timnas Burundi, Sudi Abdallah. Namun cedera parah yang dialami Sudi pada laga perdana melawan Persita membuatnya harus absen panjang.

Kemudian manajemen PSIS mendatangkan striker asing Evandro Brandao sebagai pengganti Sudi di detik-detik akhir masa pendaftaran pemain. Namun nyatanya hingga kini Evandro belum bisa tampil akibat cedera.

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius sendiri menyebutkan jika anak asuhnya sudah memperlihatkan kerja kerasnya di setiap laga yang dijalani. Hanya saja memang saat ini PSIS disebutnya sedang dalam masa sulit.

"Saya minta maaf karena tim belum bisa menang. Kami sudah mencoba yang terbaik. Kadang-kadang, kerja keras saja tidak cukup," kata Gilbert Agius. Pelatih asal Malta itu menambahkan bahwa performa PSIS yang jauh dari memuaskan saat ini menjadi bahan evaluasi bagi tim kedepannya.

"Tentu saja ini hasil yang mengecewakan, tapi banyak pelajaran yang kami dapat. Pemain sudah mencoba segala cara, namun hasilnya masih sulit,” pungkasnya. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Jawa Tengah
wwwwww