Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
22 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
17 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Eduardo Almeida Akui Berat Lawan PSM Makassar

Eduardo Almeida Akui Berat Lawan PSM Makassar
Semen Padang saat menjamu PSM Makassar yang berakhir imbang. (Dok.ligaindonesiabaru)
Jum'at, 22 November 2024 17:27 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
PADANG – Semen Padang FC kembali gagal untuk masuk dalam trek kemenangan. Berlaga di pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/2025, Kabau Sirah hanya mampu main imbang 1-1 saat menjamu PSM Makassar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Kamis (21/11/2024) malam.

Tampil dihadapan publik sendiri, Semen Padang sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh pemain muda Gala Pagamo pada menit ke-49. Gol dicetak melalui sundulan kepala memaksimalkan umpan matang dari Firman Juliansyah.

Namun sayangnya keunggulan Kabau Sirah tak bisa bertahan lama. Hanya berselang empat menit atau menit ke-53, pemain PSM, Latyr Fall mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan bertahan hingga laga usai.

Tambahan 1 poin ini membuat Semen Padang belum juga beranjak dari posisi juru kunci alias penghuni dasar klasemen. Tim dengan warna kebesaran merah baru mengoleksi 6 poin dari 11 laga yang sudah dijalani.

Tim asuhan pelatih Eduardo Almeida baru mencatat 1 kemenangan, 3 hasil imbang dan 7 kali kalah. Sebuah fakta yang tentunya membuat suporter Semen Padang masih belum juga bisa bernafas lega karena masih berkubang di zona merah degdrasi.

Usai laga lawan PSM, pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida mengakui bahwa pertandingan ini adalah laga yang sulit.

"Ini pertandingan sangat berat. PSM tim bagus dan terorganisir, mereka kuat dalam transisi," kata Eduardo Almeida.
Pelatih asal Portugal itu juga mengungkapkan bahwa timnya telah berusaha keras untuk meraih kemenangan, namun ternyata harus puas dengan hasil imbang.

Meski belum berhasil memetik kemenangan, namun setidaknya ini lebih baik dibanding laga home perdana di Stadion Haji Agus Salim Padang pada 25 Oktober lalu dimana Kabau Sirah terbantai dengan skor 1-8 dari Dewa United FC.

Berikutnya, Semen Padang sudah dinanti jadwal laga tandang di pekan ke-12 BRI Liga 1 2024/25 melawan tuan rumah PSIS Semarang. Sesuai jadwal, laga akan dilaksanakan pada Minggu (1/12/2024) mendatang. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Sumatera Barat
wwwwww