Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
19 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jadi Runner Up China Masters 2024, Jojo: Terburu-buru dan Banyak Lakukan Kesalahan

Jadi Runner Up China Masters 2024, Jojo: Terburu-buru dan Banyak Lakukan Kesalahan
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie. (PP PBSI)
Minggu, 24 November 2024 19:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SHENZHEN -  Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, gagal menjuarai Turnamen Bulutangkis China Masters 2024. Dalam pertandingan final di Shenzhen Gymnasium, Shenzhen, China, Minggu (24/11/2024), Jojo, panggilan karibnya, dipasa mengakui keunggulan Anders Antonsen (Denmark) langsung dua gim 15-21 dan 13-21.

Dengan hasil ini, Jonatan harus puas menjadi runner-up di turnamen super 750 tersebut. "Sekali lagi sampai di final saja tidak cukup. Tapi, secara keseluruhan penampilan saya minggu ini cukup baik. Puji Tuhan, Tuhan membantu banyak sekali," katanya.

Jojo mengaku banyak melakukan kesalahan sementara Antonsen bermain cukup tenang. "Memang strategi dan pola permainan yang diperagakan Antonsen hari ini sangat efisien, saya banyak terbawa tempo dia jadinya kurang sabar, terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Selain itu, dia bermain sangat safe, sangat tenang dari serangan maupun bertahan," ujarnya.

Kegagalan ini menjadi pelajaran bagi Jojo untuk menghadapi event selanjutnya. "Minggu lalu di Kumamoto Masters 2024, saya hampir menang tapi jadi kalah, belajar lagi sehingga bisa masuk ke final di sini. Tapi, hari ini saya juga belajar lagi, permainan tadi sangat di bawah performa terbaik saya," jelasnya.

"Beberapa pertandingan secara hasil cukup baik tapi yang tadi saya bilang, sampai semifinal atau final saja belum cukup kalau tidak juara. Itu yang masih mengganjal di hati," tutupnya. ***

wwwwww