Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Basket

Serangan Udara Rusia di Suriah Renggut 19 Nyawa Warga Sipil

Serangan Udara Rusia di Suriah Renggut 19 Nyawa Warga Sipil
Bendera Suriah (REUTERS/Omar Sanadiki)
Jum'at, 29 November 2024 08:23 WIB
ALEPPO – Sebanyak 19 warga sipil tewas dalam serangan udara yang dilancarkan oleh Rusia di wilayah utara Suriah pada Kamis (28/11/2024). Serangan ini terjadi di kawasan pinggiran Aleppo, yang menjadi salah satu lokasi utama konflik antara pasukan pemerintah Suriah dan kelompok pemberontak.

Serangan udara tersebut dikabarkan sebagai bagian dari dukungan Rusia terhadap Presiden Bashar Al-Assad dalam menghadapi kelompok pemberontak yang terus melancarkan perlawanan di wilayah barat daya Suriah. Kelompok pemberontak utama yang terlibat dalam konflik ini adalah Hayat Tahrir Al-Sham, yang berideologi Islamis dan memiliki basis kekuatan di dekat perbatasan Turki.

Ketegangan Meningkat di Kawasan Perbatasan

Hayat Tahrir Al-Sham diketahui telah melakukan belasan serangan terhadap kota dan desa di barat daya Aleppo dalam beberapa pekan terakhir. Upaya ini merupakan serangan terbesar sejak lima tahun terakhir, menandai peningkatan eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Dilaporkan Reuters, serangan kali ini memicu bentrokan besar antara pasukan pemerintah Suriah yang didukung Rusia dengan kelompok pemberontak. Serangan ini dianggap sebagai yang paling intens sejak gencatan senjata antara Rusia dan Turki pada Maret 2020.

Dalam pernyataannya, tentara Suriah mengungkapkan kerugian besar akibat serangan mendadak ini. Mereka menyebut bekerja sama dengan Rusia dan sekutu lainnya untuk memulihkan situasi dan merebut kembali wilayah yang dikuasai pemberontak.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan udara Rusia tidak hanya menargetkan posisi pemberontak, tetapi juga menghancurkan sejumlah permukiman warga. Sebelumnya, pecahan misil dari serangan serupa juga melukai beberapa warga sipil.

Meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut semakin memperburuk kondisi kemanusiaan, dengan ribuan warga sipil terjebak di tengah konflik. Banyak pihak kini menyerukan perlunya langkah diplomatik untuk meredakan ketegangan dan mencegah jatuhnya lebih banyak korban di masa mendatang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Basket
wwwwww