Pj Gubernur DKI Pastikan Kebutuhan Penyintas Kebakaran di Kemayoran Terpenuhi
![]() |
| Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi berdialog dengan oenyintas kebakaran di Kemayoran. (Ist) |
Rabu, 11 Desember 2024 13:28 WIB
Penulis: Riyan
Penulis: Riyan
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi memastikan langsung kebutuhan dasar penyintas kebakaran di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat terpenuhi.
Dalam kunjungan tersebut, Teguh berdialog lansung dengan warga di lokasi pengungsian. Secara langsung, Teguh juga memberikan atensi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Teguh mengatakan, ada beberapa RT yang terdampak, yaitu RT 03, 04, 05, 06, 07, 08, dan 09 di RW 05, Kelurahan Kebon Kosong. Api membakar kurang lebih 200 rumah dengan sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 1.800 jiwa menjadi penyintas kebakaran.
"Saya hadir di sini untuk menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Kemayoran Gempol dan memastikan bantuan sudah terdistribusikan," ujarnya, Rabu (11/12).
Teguh menjelaskan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelematan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat langsung bergerak cepat untuk memastikan penanganan kebakaran dan pascakebakaran dengan memberikan pelayanan terbaik bagi para warga terdampak.
"Saat kebakaran terjadi, kami langsung terjunkan 32 unit pemadam kebakaran dengan dukungan sebanyak 128 unit personel untuk memadamkan api. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa," terangnya.
Tidak hanya itu, penanganan di lapangan juga terus dilakukan secara sinergi dengan melibatkan berbagai Perangkat Daerah dan instansi terkait. Pemprov DKI Jakarta juga telah mendirikan posko pengungsian di sejumlah lokasi, di antaranya SD Kebon Kosong 09, Masjid Al Ihsan, dan Lapangan Yusuf Hamka. Posko kesehatan juga telah didirikan dengan dukungan tim dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI), serta Ambulans Gawat Darurat (AGD) Puskesmas.
"Berbagai bantuan terus diupayakan dengan melibatkan perangkat daerah dan juga berbagai pihak, mulai dari makanan siap saji, perlengkapan dasar, serta toilet portabel dan tenda pleton. Dinas Sosial bersama TNI juga telah memastikan kebutuhan sarapan pagi, makan siang, dan makan malam terpenuhi bagi seluruh pengungsi. Selain itu tentu saja penerangan di area pengungsi juga telah didukung dengan lampu dengan pencahayaan yang baik," ungkapnya.
Teguh juga memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak terdampak, seperti seragam dan peralatan sekolah dapat terpenuhi. Begitu juga dengan kebutuhan dokumen administrasi kependudukan para pengungsi yang siap dilayani para petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta.
"Pagi ini kami sudah mendapatkan data berapa anak SD, SMP, dan SMA. Nanti kami juga akan distribusikan seragamnya. Kemudian juga distribusikan alat kebersihan serta bantuan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan para pengungsi. Kami juga menyadari pastinya banyak dokumen-dokumen kependudukan yang hilang atau terbakar, maka kami hadirkan Dinas Dukcapil untuk melayani pelayanan kependudukan, baik itu penggantian Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, kartu keluarga, kartu identitas anak, akte, dan berbagai catatan sipil lainnya," bebernya.
Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta melalui kecamatan dan kelurahan terus melakukan pendataan untuk memastikan jumlah warga terdampak agar bantuan dapat disalurkan dengan cepat. Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan penanganan terbaik untuk seluruh warga terdampak.
"Mari kita sama-sama mendoakan dan mendukung saudara-saudara kita yang terdampak agar segera pulih," pungkasnya.***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













