Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
10 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
11 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024

Gagal ke Semifinal, Dejan/Gloria: Dari Segi Permainan Kami Tidak Kalah Mudah

Gagal ke Semifinal, Dejan/Gloria: Dari Segi Permainan Kami Tidak Kalah Mudah
Ganda Campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, (PP PBSI)
Jum'at, 13 Desember 2024 13:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
HANGZHOU - Ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja gagal ke semifinal  Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024. Langkah  Dejan/Gloria dihentikan wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.

Dalam pertandingan terakhir fase Grup B yang berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Centre, China, Jumat (13/12/2024), Dejan/Gloria yang melakukan perlawanan maksimal kalah dalam laga cukup melelahkan tiga gim dengan skor 21-17, 15-21, dan 14-21.

"Di gim pertama, kami sudah bermain dengan cukup baik. Sisi lapangan juga enak untuk kami menjalankan pola yang kami mau. Di gim kedua, sisi lapangannya agak menang angin. Kami sudah persiapkan tetapi beberapa kali pengembalian kami keluar, defend-nya ragu-ragu dan kurang solid. Itu yang membuat pola yang dipersiapkan tidak sesuai rencana," kata Dejan, panggilan akrab Dejan Ferdiansyah.

"Sangat disayangkan memang kami tidak bisa melaju ke semifinal di pertama kali kami bermain World Tour Finals. Tapi secara keseluruhan kami sudah mencoba yang terbaik, dari segi permainan juga kami tidak kalah mudah," tambahnya.

Perjalanan Dejan/Gloria sepanjang tahun 2024 banyak mendapat tantangan. "Kami sempat berada di Race to Paris tapi tidak berhasil lolos. Dari sana kami ada struggle, saya dengan diri saya, kak Gloria dengan dirinya untuk fokus ke tujuan berikutnya, World Tour Finals. Dan kami bersyukur bisa sampai di sini walau belum bisa melaju ke babak selanjutnya. Bagi saya 2024 adalah tahun yang luar biasa," tutupnya. ***

wwwwww