Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024

Kalah di Semifinal, Fajar/Rian: Tahun 2024 Bukan Tahun Terbaik Kami

Kalah di Semifinal, Fajar/Rian: Tahun 2024 Bukan Tahun Terbaik Kami
Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Adianto. (PP PBSI)
Sabtu, 14 Desember 2024 21:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution

HANGZHOU – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Adrianto gagal melangkah ke final Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024.  Dalam pertandingan semifinal di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Sabtu (14/12/2024), Fajar/Rian kalah dari pasangan China, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin tiga gim 21-17, 16-21, dan 25-27.

“Pertandingan berjalan sangat seru terutama di gim penentuan, sayang memang hasilnya belum seperti yang kita semua inginkan tapi kami sudah berjuang maksimal. Kami sudah terus unggul di gim ketiga tapi kami tidak bisa menkonversi jadi kemenangan,” kata Fajar.

Secara khusus, Fajar juga mengucapkan terimakasih kepada fisioterapis dan tim massage yang sudah merawatnya. “Terimakasih sudah merawat saya dua hari ke belakang. Mengusahakan agar saya bisa bermain hari ini setelah terkena cedera pergelangan kaki, ini di luar ekspektasi saya juga akhirnya bisa bertanding. Di luar itu, saya memang mau mencoba selagi masih bisa. Alhamdulillah tadi diberikan kelancaran,” ujarnya.

Fajar merasa bersyukur atas prestasi yang dicapainya bersama Rian pada tahun ini. “Tahun 2024 bukan tahun terbaik kami tapi kami bersyukur bisa kembali ke semifinal World Tour Finals, bisa mendapat dua gelar juga sepanjang tahun, All England dan Kumamoto Japan Masters. Kami juga di akhir tahun bisa ada di peringkat empat dunia. Semoga tahun depan kami bisa lebih konsisten, lebih baik dan dijauhkan dari cedera,” tandasnya.

Sementara itu, Rian mengaku lawan yang dihadapi lebih baik. “Harus diakui, saat adu setting lawan lebih percaya diri, lebih yakin. Walaupun tertinggal terus mereka tetap tidak lengah dan selalu bisa menyamakan poin. Ketika berbalik, mereka malah berhasil dapat poin kemenangan,” katanya. ***

wwwwww