Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024

Gagal ke Final, Sabar/Reza; Semoga Bisa Konsisten

Gagal ke Final, Sabar/Reza; Semoga Bisa Konsisten
Ganda putra Indonesia, Sabar Karyawan Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. (PP PBSI)
Sabtu, 14 Desember 2024 22:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution

HANGZHOU – Ganda putra Indonesia, Sabar Karyawan Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani gagal melangkah ke final setelah dikalahkan lawannya dalam pertandingan semifinal Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024.

Bermain di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Sabtu (14/12/2024) malam WIB, Sabar/Reza yang sudah melakukan perlawanan maksimal harus menyerah dari pasangan Denmark, Astrup/Rasmussen dengan skor 21-23 dan 13-21. ‘

“Di gim pertama sayang memang karena kami sudah unggul 18-14 tapi terkejar. Di poin-poin akhir banyak adu reli yang cukup menguras tenaga dan akhirnya berujung dengan banyak mati sendiri,” kata Reza.

“Kami senang dan sangat bersyukur bisa masuk ke semifinal World Tour Finals di debut kami. Tidak menyangka bisa lolos, tidak mudah di fase grup melihat deretan pemain-pemainnya. Mungkin banyak orang yang berpikir kami akan menjadi juru kunci,” tambahnya.

Sementara itu, Sabar menyebut kekalahan mereka disebabkan banyak melakukan kesalahan sendiri. “Di gim kedua kami mencoba mengubah pola permainan dengan bermain lebih sabar dan sampai interval berjalan cukup baik. Tapi selepas interval, kembali lagi kami banyak melakukan kesalahan sendiri dan membuat pasangan Denmark unggul jauh dan sulit untuk kami mengejarnya,” jelasnya.

Di tahun 2024, Sabar/Reza tampil cukup bagus. “Sebagai yang baru menikah tahun ini, saya dan Reza mencapai prestasi yang luar biasa. Ini rezeki untuk keluarga kecil kami. Semoga tahun depan kami bisa tetap konsisten dan bertemu dengan World Tour Finals lagi,” kata Sabar.

Mengingat jadwal sangat padat di tahun 2025 dan persaingan semakin ketat, Sabar/Reza akan meningkatkan porsi latihan. “Kami mau lebih konsisten di latihan, tambah lagi latihannya terutama di fisik karena turnamen tahun depan pasti akan sangat padat dan memerlukan stamina yang prima,” tutup Sabar.  ***

wwwwww