Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024

Kondisi Fisik dan Mental Jadi Sorotan Mulyo Handoyo dan Eng Hian

Kondisi Fisik dan Mental Jadi Sorotan Mulyo Handoyo dan Eng Hian
Jonatan Christie gagal menembus final BWF World Tour Finals 2024. (PP PBSI)
Minggu, 15 Desember 2024 15:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Koordinator Pelatih Bulutangkis Indonesia Mulyo Handoyo menyebut secara teknik pebulutangkis Indonesia tidak kalah. Hanya, saya masalah fisik dan mental pebulutangkis Indonesia perlu diperbaiki ke depan.

Hal ini diungkapkan Mulyo Handoyo terkait evaluasi kegagalan pebulutangkis Indonesia menembus babak final dalam siaran persnya, Minggu (15/12/2024).

“Penampilan anak-anak sudah maksimal, tetapi ke depannya harus diperbaiki kondisi fisik dan mentalnya. Seperti Jojo (Jonatan Christie) dan Grego (Gregoria Mariska Tunjung) terlihat sedikit menurun permainannya di game ketiga. Jadi memang harus ditingkatkan stamina dan power-nya. Secara teknik mereka tidak kalah,” kata Mulyo Handoyo.

Apa yang diugkapkan Mulyo Handoyo itu diamini Kepala Bidang Pengembangan Prestasi Pelatnas PB PBSI Eng Hian terkait hasil yang dicapai pebulutangkis Indonesia yang hanya menembus babak semifinal pada Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024.

“Saya setuju dengan evaluasi Koordinator Pelatih. Saya juga sangat concern dengan masa persiapan atlet. Hampir semua sektor kita perlu menyempurnakan kondisi fisik dan non-fisik atau mental mereka. Ke depannya saya akan lebih fokus meningkatkan dua hal ini," katanya.

Eng Hian mengakui prestasi pebulutangkis Indonesia yang hanya menembus babak semifinal BWF Tour Finals 2024 memang bukan prestasi terbaik. "Ini bukan hasil yang terbaik tetapi kita semua harus lebih yakin dengan visi dan misi kepengurusan baru dan tentunya kita harus punya semangat dan harapan baru,” tandasnya.

Di BWF World Tour Finals 2024, Indonesia menempatkan tiga wakil ke semifinal yakni tunggal putra Jonatan Christie, serta dua ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Fajar/Rian gagal ke final terjadi setelah mengalami kekalahan dramatis melawan Goh Sze Fei / Nur Izzuddin dari Malaysia dalam pertandingan tiga game dengan skor 17-21, 21-16, 27-25. Kemudian, Jonatan juga kalah setelah bertarung tiga game melawan Anders Antonsen dari Denmark dengan skor 21-6, 15-21, 21-13.

Dan, Sabar/Reza yang belum mampu mengatasi permainan pasangan Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Mereka kalah dalam dua game langsung, 23-21, 21-13. ***

wwwwww