Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
4
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
22 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
5
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
6
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
3 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Teco Sebut Sebagai Pelatih dan Pemain Harus Terima Kritik

Teco Sebut Sebagai Pelatih dan Pemain Harus Terima Kritik
Pelatih Bali United FC, Stefano Cugurra. (dok.ligaindonesiabaru)
Rabu, 18 Desember 2024 16:06 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
GIANYAR - Stefano Cugurra menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih tangguh dalam mengarungi kerasnya Kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. Menghadapi tekanan suporter yang lantang menyuarakan kekecewaan atas hasil yang diraih Bali United FC selama mengarungi BRI Liga 1 2024/2025 ini, ia memilih cara merespon dengan kerja keras dan komitmen. Baginya, sepak bola adalah tentang momen-momen naik dan turun yang harus dihadapi dengan kepala dingin.

Pelatih asal Brasil itu memahami bahwa kritik adalah bagian tak terpisahkan dari sepak bola, terutama ketika hasil yang diharapkan tidak tercapai.

Apalagi pada empat laga sebelumnya tim tanpa kemenangan memang membuat posisi Bali United melorot ke posisi ke-9 klasemen sementara dengan perolehan 21 poin.

"Situasi seperti ini biasa dalam sepak bola. Waktu menang, semua memuji, dan ketika tidak menang, pasti ada kritik. Sebagai pelatih dan pemain, kami harus menerima itu," tegasnya.

Selama diterpa tren negatif, dia tetap percaya pada potensi timnya dan berhasil membuktikan diri pada laga pekan ke-15 BRI Liga 1 2204/25 melawan Persija Jakarta yang berhasil meraih kemenangan 3-1.

Kemenangan ini menjadi penanda kebangkitan Bali United. Gol-gol dari Everton Nascimento, Rahmat Arjuna dan M Rahmat tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga memulihkan kepercayaan diri tim.

"Ini momentum yang baik di BRI Liga 1 setelah kami bisa menang melawan Persija sebagai tim yang kuat. Di pertandingan ini, penyelesaian akhir cukup bagus. Gol yang terjadi benar-benar punya kualitas. Seharusnya kami juga bisa mencetak empat atau lima gol," tutur Stefano Cugurra.

Walaupun suasana di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Minggu (15/12) lalu sempat memanas. Sebab selama laga berlangsung beberapa spanduk yang mendesak pelatih asal Brasil itu untuk mundur terlihat di tribun.

Bahkan, sorakan suporter yang meminta kemenangan saat Persija unggul lebih dulu sempat terdengar. Namun, situasi ini justru menjadi pemicu bagi Bali United untuk tampil maksimal.

"Menurut saya, saat pertandingan masih berjalan, suporter harus mendukung tim. Mereka harus memberikan dukungan hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan," kata mantan pelatih Persija.

Untuk itu dia mengajak suporter untuk kembali memberikan dukungan penuh, terutama di laga-laga berikutnya yang sangat krusial. Ia mengingatkan pentingnya kehadiran suporter di stadion untuk tetap memberikan dukungan penuh.

Karena kompetisi masih panjang dan perjuangan tim berjuluk Serdadu Tridatu itu belum selesai di BRI Liga 1 2024/2025. "Saya harap suporter bisa datang ke stadion untuk memberikan dukungan penuh, sehingga kami bisa kembali ke jalur positif," imbuh pelatih yang akrab disapa Teco itu.

Atas kemenangan ini membawa harapan untuk memperbaiki posisi Bali United di klasemen sementara BRI Liga 1 2024/25. Dengan tambahan tiga poin, Bali United menempati posisi ke-5 klasemen sementara dengan perolehan 24 poin. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Bali
wwwwww