Putri Kusuma Wardani Gagal, Imam Tohari: Harus Lebih Tenang
![]() |
| Pelatih bulutangkis putri Indonesia, Imam Tohari. (PP PBSI) |
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani terhenti di babak delapan besar Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2025 setelah kalah dari Wakil Thailand Ratchanok Intanon dengan skor 16-21, 21-15, dan 13-21. Namun, pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari tetap memuji penampilan anak asuhnya tersebut.
“Penampilan Putri Kusuma Wardani sangat bagus, maksudnya apa yang saya harapkan dari penampilan dia sudah sesuai ekspektasi. Hanya memang disayangkan saat gim ketiga sempat unggul 1-2 poin jadi ada beberapa yang terlalu tergesa-gesa. Ke depannya, dia harus bisa lebih tenang,” kata Imam Tohari.
“Saya memberitahu dia setelah pertandingan, pengalaman ini bukan yang biasa-biasa saja tapi pengalaman penting yang harus diingat terus. Nanti di saat latihan terutama latihan game, saya akan menekankan untuk dihilangkan terlalu mudah mati sendirinya,” tambahnya.
Usai Malaysia Open 2025, Imam Tohari akan fokus kepada Gregoria Mariska Tunjung karena Putri Kusuma Wardani tidak tampil di India Open 2025. “Putri tidak main di Indonesia Open, jadi saya akan fokus ke Gregoria. Saya ingin melihat dia bisa tampil bagus dan maksimal dari apa yang sudah dilatih. Bila di latihan bisa keluar 70 hingga 80 persen, setidaknya di pertandingan tidak berkurang bahkan kalau bisa sampai 90-100 persen,” jelasnya.
Terkait Gregoria yang dikalahkan Putri Kusuma Wardani di babak 32 besar, Imam Tohari mengaku belum bisa melakukan evaluasi. “Di Malaysia Open 2025 kan bertemu teman sendiri di babak pertama, mereka sudah tahu pola strategi masing-masing jadi saya belum bisa terlalu evaluasi penampilan Gregoria,” ujarnya.
Imam juga mengaku tidak mengubah gaya permainan Gregoria maupun Putri. Hanya saja, dia menambah program latihan. “Tidak akan ada perubahan drastis dari gaya permainan Putri dan Gregoria, hanya memang ada beberapa poin yang akan saya tambahkan di program latihan. Selama ini sudah bagus, tinggal menambah beberapa aspek terutama di mental pertandingan,” tutupnya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













