Jelang Liga Jakarta U 17, Panitia Gelar Laga Uji Coba
![]() |
| Laga uji coba Liga Jakarta di Lapangan PSF Jakarta, Minggu (12/1/2025). |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Kehadiran Liga Jakarta U 17 yang diinisiasi wartawan dan pecinta sepakbola mendapat sambutan dari klub. Sebanyak 18 klub sudah siap berlaga untuk kompetisi yang bakal digulirkan di lapangan Pancoran Soccer Field (PSF) Jakarta mulai April hingga Oktober 2025.
Mengingat pelaksanaan kompetisi ini pertama kali digelar, panitia menggelar 9 laga uji coba pada Minggu(12/1/2025). “Uji coba ini sengaja kita gelar dalam rangka mempersiapkan pertandingan lebih baik lagi. Khusus bagi klub biar bisa melakukan eveluasi dan mempersiapkan tim lebih baik lagi saat kick off nanti,” kata Ketua Panitia Pelaksana Liga Jakarta U 17, Azhari Nasution.
“Ya, kami menggelar kompetisi tanpa bayar biaya pendaftaran ini karena ingin menghasilkan pemain timnas Indonesia. Karena, kami yakin lewat kompetisi yang baik akan melahirkan pemain berkualitas. Tidak ada dalam kamus sepakbola itu seorang pemain lahir dari turnamen,” timpal inisiator Liga Jakarta U 17, Josep Erwiyantoro.
Sebagai pemilik PSF dan juga penasehat panitia Liga Jakarta U 17, Gede Widiade mendukung pelaksanaan Liga Jakarta U 17/2025 yang akan memperebutkan Piala Gubernur DKI Jakarta.
“Saya mendukung penuh pelaksanaan Liga Jakarta U 17/2025 ini karena konsepnya jelas. Terus terang, saya apresiasi kinerja panitia yang menampilkan data dan foto para pemain yang tampil di website www.ligajkt-u17.com, itu tidak mudah. Ini kompetisi yang benar-benar dikelola secara profesional dan saya yakin bakal bisa melahirkan pemain-pemain berkualitas. Karena, pemain berkualitas itu hanya bisa lahir dari kompetisi. Di sini, setiap klub akan menjalani 34 laga sesuai ketentuan FIFA dimana setiap pemain harus menjalani minimal 30 laga dalam setahun,” kata Gede Widiade.
Bukan hanya menghargai pantia, Gede Widiade yang dikenal penggila bola ini memperhatikan wasit-wasit yang terlibat dalam laga uji coba. “Kita berikan honor wasit sebelum pertandingan. Biar mereka merasa diperhatikan dan semangat dalam memimpin pertandingan. Dan, mereka juga harus paham tujuan kompetisi ini untuk mencari pemain-pemain berkualitas. Jadi, fair play lebih diutamakan,” jelasnya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta |













