Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
18 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
21 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
18 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Basket

Inggris Kecam Usulan Trump Relokasi Warga Gaza

Inggris Kecam Usulan Trump Relokasi Warga Gaza
Warga Palestina yang mengungsi ke selatan atas perintah Israel selama perang, kembali ke rumah mereka di Gaza utara di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas, di Jalur Gaza tengah, Palestina, Senin (27/1/2025) waktu setempat. (antara foto/reuters
Selasa, 28 Januari 2025 10:18 WIB

LONDON – Inggris menolak keras usulan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengusulkan pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza ke Yordania dan Mesir, menyebutnya sebagai solusi yang tidak dapat diterima.

"Warga Palestina harus memiliki hak untuk tetap di tanah mereka, membangun kembali komunitas mereka, dan hidup dalam perdamaian," ujar juru bicara Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dalam konferensi pers, Senin (27/1).

Pernyataan ini menanggapi seruan Trump pada Sabtu (25/1), yang menyebut bahwa Jalur Gaza perlu "dibersihkan" dan warganya direlokasi ke negara-negara tetangga, termasuk Yordania dan Mesir.

Juru bicara Starmer menegaskan bahwa Inggris berkomitmen pada upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik Gaza secara damai. "Sebagaimana disampaikan oleh Menteri Luar Negeri, bagi warga Gaza yang kehilangan tempat tinggal, keluarga, dan nyawa, 14 bulan terakhir adalah penderitaan luar biasa. Karena itu, Inggris terus berupaya mendukung solusi yang adil dan berkelanjutan untuk Gaza."

Serangan militer Israel yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023, setelah serangan lintas batas Hamas, telah menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina. Banyak yang terpaksa mengungsi akibat kehancuran yang meluas di Jalur Gaza. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Basket
wwwwww