Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

BKSDA Sumbar Kaji Pembukaan Jalur Pendakian Tiga Gunung untuk Umum, Prioritaskan Keselamatan

BKSDA Sumbar Kaji Pembukaan Jalur Pendakian Tiga Gunung untuk Umum, Prioritaskan Keselamatan
Gunung Marapi menyemburkan abu vulkanik dan erupsi sebanyak tujuh kali hingga Sabtu (7/1/2023) siang. (antara/dokumen pribadi/am)
Sabtu, 01 Februari 2025 14:15 WIB
PADANG – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat tengah mengkaji pembukaan kembali jalur pendakian di tiga gunung yang berada di bawah kewenangannya, yaitu Gunung Singgalang, Gunung Tandikat, dan Gunung Sago Malintang. Kajian ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan aspek keselamatan sebelum pendakian kembali diizinkan.

“Kami sedang melakukan kajian mendalam terkait pembukaan jalur pendakian Gunung Singgalang, Tandikat, dan Sago Malintang. Fokus kami adalah memastikan semua aspek keselamatan terpenuhi,” ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKSDA Sumbar, Dian Indriati, di Padang, Sabtu (1/2/2025).

Kajian yang dilakukan BKSDA mencakup pemasangan rambu-rambu pendakian, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), serta penyediaan fasilitas pendukung seperti jalur evakuasi dan tempat perlindungan darurat. "Kami ingin memastikan pendaki merasa aman dan nyaman saat menikmati keindahan alam Sumatera Barat," tambah Dian.

Selain memperhatikan aspek keselamatan, pembukaan jalur pendakian ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. “Pendakian yang dikelola dengan baik bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat lokal, seperti pemandu pendakian, penyedia jasa transportasi, hingga pelaku usaha kecil di sekitar gunung,” jelasnya.

Di sisi lain, BKSDA menegaskan bahwa Gunung Marapi, yang juga berada di bawah pengelolaannya, tetap ditutup untuk pendakian. Gunung setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini ditutup permanen setelah melalui berbagai pertimbangan dan kesepakatan dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Namun, jika aktivitas vulkanik Gunung Marapi menurun ke Level I, BKSDA akan kembali mengkaji kemungkinan pembukaan jalur pendakian dengan sejumlah pembatasan. “Kalaupun dibuka kembali, pendaki hanya diizinkan beraktivitas di luar radius tiga kilometer dari pusat erupsi Kawah Verbeek,” ujar Dian.

Asisten Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi, menambahkan bahwa keputusan menutup permanen Gunung Marapi adalah langkah preventif untuk memastikan keselamatan masyarakat. "Kami khawatir masih ada pendaki yang nekat naik karena menganggap status gunung sudah aman. Penutupan ini adalah pesan tegas bahwa keselamatan adalah prioritas," katanya.

Adel juga menyebut bahwa penutupan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara BKSDA Sumbar, Pemerintah Kabupaten Agam, dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. "Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada lagi pendakian ilegal yang membahayakan nyawa pendaki," tegasnya.

BKSDA Sumbar berharap dengan kajian yang matang dan koordinasi dengan berbagai pihak, pembukaan jalur pendakian di tiga gunung tersebut dapat dilakukan dengan aman dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Pengumuman resmi terkait pembukaan jalur pendakian akan disampaikan setelah kajian selesai. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Sumatera Barat
wwwwww