Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Pertamax Naik Jadi Rp12.900 per Liter, Pertamina Umumkan Penyesuaian Harga BBM

Pertamax Naik Jadi Rp12.900 per Liter, Pertamina Umumkan Penyesuaian Harga BBM
Pengendara mengisi BBM jenis Pertamax di salah satu SPBU di kawasan Tanjung Barat, Jakarta, Rabu (1/1/2025). (antara foto/indrianto eko suwarso/yu/pri)
Sabtu, 01 Februari 2025 14:33 WIB
JAKARTA – PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Februari 2025. Salah satu BBM yang mengalami kenaikan adalah Pertamax, yang kini dijual seharga Rp12.900 per liter, naik Rp400 dari harga sebelumnya Rp12.500 per liter.

Pengumuman ini disampaikan Pertamina melalui laman resminya, Sabtu (1/2/2025), sebagai bagian dari implementasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan revisi atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang formula harga dasar BBM.

Selain Pertamax, beberapa jenis BBM nonsubsidi lainnya juga mengalami kenaikan harga. Pertamax Turbo naik dari Rp13.700 per liter menjadi Rp14.000 per liter, sementara Pertamax Green 95 naik Rp300 menjadi Rp13.700 per liter.

Kenaikan signifikan terjadi pada BBM jenis diesel. Harga Dexlite naik Rp1.000 dari Rp13.600 per liter menjadi Rp14.600 per liter, dan Pertamina Dex naik Rp900 dari Rp13.900 per liter menjadi Rp14.800 per liter.

Namun, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak mengalami perubahan. Pertalite masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sementara Biosolar (subsidi) tetap di angka Rp6.800 per liter.

Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan secara berkala, mengikuti fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Penyesuaian ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara harga yang wajar bagi masyarakat dan keberlanjutan pasokan energi nasional.

Masyarakat dapat memantau harga BBM terbaru di wilayah masing-masing melalui aplikasi MyPertamina atau mengunjungi SPBU terdekat. Pertamina memastikan bahwa layanan dan distribusi BBM tetap berjalan lancar di seluruh Indonesia. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:PON, Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww