Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
24 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Gunung Marapi Meletus, Warga Diminta Waspadai Dampak Abu Vulkanik

Gunung Marapi Meletus, Warga Diminta Waspadai Dampak Abu Vulkanik
Penampakan erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat. Letusan kembali terjadi pada Rabu (19/2) pagi dengan ketinggian abu vulkanik 700 meter dari puncak. (antara/al fatah)
Rabu, 19 Februari 2025 09:40 WIB

BUKITTINGGI – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Rabu (19/2/2025) pagi, dengan kolom abu setinggi 700 meter di atas puncak. Dentuman keras terdengar jelas di permukiman sekitar.

“Suara letusan sangat kuat, kaca jendela rumah sampai bergetar. Abu vulkanik terlihat jelas karena cuaca pagi ini cukup cerah,” kata Widia (35), warga Kecamatan Ampek Angkek Agam.

Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Bukittinggi mencatat waktu letusan terjadi pukul 07.10 WIB.

“Kolom abu teramati setinggi 700 meter dari puncak atau 3.591 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu pekat dengan intensitas tebal mengarah ke utara,” demikian laporan resmi PGA Marapi.

Erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 30,3 mm dan berlangsung selama 36 detik. Status Gunung Marapi tetap berada di Level II (Waspada), dan masyarakat diimbau untuk tidak memasuki radius 3 kilometer dari Kawah Verbeek.

Berdasarkan data PVMBG, Gunung Marapi telah mengalami lima kali erupsi sepanjang Februari 2025. Sejak erupsi besar pada Desember 2023, jumlah letusan tercatat mencapai 401 kali dengan 5.576 hembusan.

PVMBG juga mengingatkan warga di sekitar lembah dan sungai berhulu di Gunung Marapi untuk tetap waspada terhadap potensi lahar saat musim hujan berlangsung. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:e-Sports, Sumatera Barat
wwwwww