Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
24 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
9 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Home  /  Berita  /  Nasional

Pelantikan Kepala Daerah, Protokol Ketat dan Pengamanan Diperketat

Pelantikan Kepala Daerah, Protokol Ketat dan Pengamanan Diperketat
Ratusan kepala daerah terpilih Pilkada 2024 menjalani gladi kotor pelantikan di Jalan Silang Monas Barat Laut, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa pagi (18/2/2025). (merdeka.com/alma fikhasari)
Rabu, 19 Februari 2025 10:35 WIB

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik 481 kepala daerah terpilih di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025). Untuk menjamin kelancaran acara, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerapkan protokol ketat bagi peserta dan tamu undangan.

Salah satu aturan utama adalah larangan membawa alat komunikasi dan tas selama prosesi pelantikan. Selain itu, kepala daerah dan tamu undangan tidak diperkenankan mengirim karangan bunga ke area persiapan maupun lokasi upacara. Seluruh peserta diwajibkan tiba di Monumen Nasional (Monas) sebelum pukul 07.00 WIB sebagai titik kumpul sebelum berangkat ke Istana.

Para kepala daerah akan berjalan kaki menuju lokasi pelantikan, sementara tamu undangan seperti ketua DPRD dan pendamping akan diangkut menggunakan bus khusus. Ajudan dan sekretaris pribadi hanya diizinkan menunggu di Monas selama prosesi berlangsung.

Pengamanan Diperketat, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan

Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Istana dan Monas guna menghindari kepadatan kendaraan. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, menyebut pengalihan arus berlaku mulai pukul 06.00 WIB.

Beberapa titik yang mengalami pengalihan lalu lintas antara lain:

  1. Arus dari Jalan Veteran Raya ke Jalan Veteran III dialihkan ke TL Harmoni.
  2. Arus dari Jalan Medan Merdeka Timur ke Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira.
  3. Arus dari Jalan Ridwan Rais ke Jalan Medan Merdeka Selatan dialihkan ke Jalan Medan Merdeka Timur.
  4. Arus dari Jalan MH Thamrin ke Bundaran Patung Kuda dibelokkan ke Jalan Kebon Sirih.
  5. Arus dari Jalan Abdul Muis ke Jalan Budi Kemuliaan dialihkan ke Jalan Fachrudin.
  6. Arus dari Jalan Hayam Wuruk ke Jalan Majapahit dialihkan ke Jalan Juanda.
  7. Arus dari Jalan Katedral ke Jalan Veteran dialihkan ke arah Pasar Baru.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang melintasi kawasan tersebut untuk mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan.

Pelantikan ini menandai awal tugas kepala daerah yang akan menjalankan amanah rakyat untuk periode 2025-2030, dengan harapan membawa kemajuan bagi wilayah masing-masing. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:liputan6.com
Kategori:Nasional
wwwwww