Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bojan Hodak Kurang Puas Performa Pemain Pengganti Persib Bandung

Bojan Hodak Kurang Puas Performa Pemain Pengganti Persib Bandung
Persib Bandung. (dok.ligaindonesiabaru)
Sabtu, 12 April 2025 17:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SAMARINDA - Persib Bandung gagal mencuri kemenangan atas tuan rumah Borneo FC Samarinda pada laga pekan ke-28 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (11/4/2025) kemarin. Sempat unggul 2-1, kemenangan Persib sirna di penghujung laga, ketika penyerang Borneo FC, Mariano Peralta memaksa skor imbang 2-2.

Persib Bandung dibuat tertinggal lebih dulu menit 28 lewat aksi Peralta, kendati disamakan Tyronne del Pino lewat eksekusi penalti menit 44. Persib lalu comeback menit 51 dari aksi gol kedua Tyronne. Kemenangan 2-1 gagal dipertahankan, Peralta kembali menaklukkan penjaga gawang Persib Kevin Ray Mendoza menit 86.

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak kurang puas dengan performa pemain pengganti. Menurutnya Adzikry Fadlillah dkk harus mampu menunjukkan performa lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

“Ketika 11 pemain pertama tampil, kami bermain lebih baik. Tapi ketika pergantian pemain dilakukan, para pemain yang masuk (dari bench) mungkin perlu menampilkan performa lebih banyak di laga berikutnya,” ucap Hodak.

Hodak mengakui gol-gol yang diciptakan Borneo FC lewat brace Peralta adalah luar biasa. Namun ketikan skor 2-1, ada beberapa peluang yang semestinya bisa dimaksimalkan untuk perlebar keunggulan. Pada akhirnya skor 2-2 jadi hasil yang adil bagi kedua klub.

“Dua gol yang diciptakan mereka itu luar biasa. Kami sebenarnya punya peluang, saat skor 2-1, harusnya jadi gol. Andai kami memaksimalkan dua peluang itu, kemungkinan besar kami menang. Tapi akhirnya, saya pikir hasil imbang ini adalah hasil yang adil,” sebutnya. ***

wwwwww