Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Rayhan Hannan Ikuti Gaya Selebrasi Pedri

Rayhan Hannan Ikuti Gaya Selebrasi Pedri
Pemain Persija Jakarta Rayhan Hannan saat melakukan selebrasi usai cetak gol. (dok.ligaindonesiabaru)
Senin, 14 April 2025 19:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Daya jelajah luas, insting menguasai bola yang tinggi, memiliki power dan akurasi, serta ditunjang dengan naluri mencetak golnya yang makin terasah, menjadi faktor terjadinya gol spektakuler Rayhan Hannan ke gawang Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-28 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/4/2025) kemarin.

Keputusan melepaskan sepakan dari area sudut lapangan menjadi keputusan yang patut diapresiasi lebih. Sebab, rasanya sulit berharap bola bisa mulus bersarang ke gawang meski ada atau tidaknya seorang kiper yang menjaga. Tapi, Hannan bisa melakukannya.

Hannan turun sebagai pemain pengganti pada menit ke-22. Ia menggantikan peran Witan yang cedera terkena hantaman bek Persebaya, Slavko Damjanovic.

Pada menit ke-62, Hannan memecah kebuntuan Persija Jakarta lewat gol tersebut. Sayangnya, tiga menit berselang tim lawan mampu membalasnya. Laga berakhir 1-1.

“Senang bisa mencetak gol untuk tim. Tapi pada akhirnya sepak bola adalah menang sebagai kesebelasan tim bukan menang secara individu. Harus menang secara tim,” ujar Hannan.

Sementara itu, gaya selebrasi teropong yang ia lalukan mendapatkan pertanyaan dari media. “Banyak yang selebrasi seperti itu di Eropa. Simpelnya saya suka Barcelona. Saya suka melihat cara Pedri bermain. Jadi saya mengikutinya,” ucap Hannan lagi. ***

wwwwww