Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Awal Pekan Cerah untuk Rupiah, Dolar AS Terkoreksi Tipis

Awal Pekan Cerah untuk Rupiah, Dolar AS Terkoreksi Tipis
Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing, Jakarta, Selasa (8/4/2025). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 69,5 poin atau 0,41 persen menjadi Rp16.891 per dolar AS (antara).
Senin, 21 April 2025 10:03 WIB

JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin pagi (22/4/2025). Rupiah tercatat naik 46 poin atau sekitar 0,27 persen, berada di level Rp16.831 per dolar AS, dibanding posisi penutupan sebelumnya di Rp16.877.

Penguatan rupiah ini mencerminkan adanya respons positif dari pelaku pasar terhadap sentimen global yang lebih stabil di awal pekan. Sejumlah analis menilai penguatan ini juga didorong oleh sikap hati-hati investor menjelang rilis data ekonomi penting dari AS.

Di sisi lain, pergerakan dolar AS cenderung melemah setelah pelaku pasar mulai menurunkan ekspektasi terhadap potensi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Rupiah diperkirakan akan bergerak fluktuatif sepanjang hari, dengan perhatian pasar tertuju pada perkembangan kebijakan global dan data ekonomi eksternal. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Ekonomi
wwwwww