Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Posisi Madura United FC Semakin Rawan Usai Kalah

Posisi Madura United FC Semakin Rawan Usai Kalah
Laga Madura United FC saat kalah 1-2 dari Semen Padang. (dok.ligaindonesiabaru)
Senin, 05 Mei 2025 14:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PADANG - Madura United FC gagal membawa poin dari lawatan ke markas Semen Padang FC di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Minggu (4/4/2025) lalu, karena kalah 2-1.

Kedua kesebelasan bermain sama kuat 1-1 hingga 90 menit. Namun, gol Muhammad Ridwan pada tambahan waktu membuyarkan oleh-oleh poin Madura United dari Kota Padang.

Pelatih Madura United Angel Alfredo Vera memandang gol pada penghujung laga itu tidak terlepas dari anak asuhnya yang hilang konsentrasi hingga kecolongan. Dia bertekad untuk memperbaikinya untuk pertandingan selanjutnya.

"Hilang konsentrasi, dan ini yang terjadi. Tidak boleh terjadi lagi, kami harus perbaiki," kata pelatih asal Argentina ini.

Hasil tersebut membuat posisi Madura United kian rawan. Laskar Sape Kerrab ini kian dekat dengan tim-tim di zona merah seperti PS Barito Putera, PSIS Semarang, dan PSS Sleman.

Dengan tim teratas penghuni zona degradasi, PS Barito Putra, Madura United hanya unggul tiga poin. Sedangkan, sisa laga BRI Liga 1 2024/25, masih tiga pertandingan atau ada potensi 9 poin, yang dapat dikemas menuju kompetisi berakhir.

Alfredo Vera menyampaikan, timnya minimal membutuhkan dua kali kemenangan. Bahkan, dia mematok agar bisa merebut tiga poin pada laga terdekat yang akan dimainkan di hadapan pendukungnya sendiri, melawan Borneo FC Samarinda, Sabtu (10/5).

"Nanti kami hitung berapa poin yang kami butuh. Tapi kami pikir dua kali lagi menang, kami bisa aman," ungkapnya.

Berbeda dengan Semen Padang, yang bisa keluar dari zona degradasi berkat tambahan tiga poin dari laga pekan ke-31 itu. Tapi, perolehan 31 poin belum cukup melampaui Madura United, yang sedang berada di atasnya. ***

wwwwww