Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
2 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Fajar/Rian Incar Gelar Indonesia Open 2025, Tak Mau Gagal di Rumah Sendiri

Fajar/Rian Incar Gelar Indonesia Open 2025, Tak Mau Gagal di Rumah Sendiri
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta.
Kamis, 08 Mei 2025 06:17 WIB

JAKARTA – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, bersiap menatap Indonesia Open 2025 dengan semangat baru dan target tinggi. Mereka ingin menebus kegagalan di turnamen-turnamen sebelumnya dengan mempersembahkan gelar juara di kandang sendiri.

Indonesia Open 2025 akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 3–8 Juni, menjadi ajang penting dalam kalender BWF World Tour Super 1000.

“Kalau bicara target, pasti ingin juara. Tapi kami juga sadar bahwa jalan ke sana tidak mudah. Pesaing makin kuat dan merata,” ujar Fajar saat sesi latihan di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (7/5/2025).

Selama karier mereka, Fajar/Rian belum pernah meraih gelar di Indonesia Open. Capaian tertinggi mereka hanya sampai semifinal pada 2017 dan 2018. Bahkan, pada edisi tahun lalu, mereka langsung tersingkir di babak pertama oleh pasangan senegara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Kekalahan tersebut jadi cambuk semangat untuk kembali tampil lebih baik di tahun ini.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk publik Istora. Kami tahu betapa pentingnya dukungan dari penonton. Itu bisa jadi penyemangat luar biasa bagi kami,” tambah Fajar.

Ia juga menyoroti ketatnya persaingan di sektor ganda putra saat ini, di mana kekuatan hampir merata dan setiap pertandingan bisa menjadi ujian berat.

“Sekarang tidak ada lawan yang bisa dianggap enteng. Semua butuh persiapan dan fokus. Kami harus kerja keras dan menjaga konsistensi,” jelasnya.

Indonesia Open 2025 menjanjikan tontonan menarik, dengan total hadiah sebesar 1,45 juta dolar AS atau sekitar Rp23,9 miliar. Ketua Panitia, Armand Darmadji, mengatakan turnamen tahun ini menghadirkan penyegaran lewat karpet lapangan biru dan skema tiket yang lebih terjangkau.

PBSI menawarkan tiket dalam tiga kategori — VIP, Kategori 1, dan Kategori 2 — dengan harga mulai Rp50.000. Harga tersebut dinilai lebih murah dibanding turnamen level serupa seperti All England dan China Open. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Non Olympic
wwwwww