Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Doa Bersama Arema FC Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Doa Bersama Arema FC Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Pemain Arema FC saat doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan. (dok/ligaindonesiabaru)
Jum'at, 09 Mei 2025 21:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Stadion Kanjuruhan yang terletak di Kepanjen, Kabupaten Malang akhirnya kembali menjadi rumah bagi klub BRI Liga 1 2024/2025, Arema FC. Setelah hampir tiga tahun lamanya ditinggalkan sejak tragedi kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.

Momen spesial ini terjadi dalam laga bertajuk charity match sekaligus simulasi penanda kembalinya Singo Edan ke kandang bersejarahnya, Kamis (8/5/2025) kematin.

Salah satu pemain senior Arema FC, Johan Ahmat Farizi mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali bermain di stadion yang telah menjadi saksi perjalanan panjang tim.

"Setelah kurang lebih tiga tahun tidak ke sini, berkat dukungan semua elemen, bisa kembali ke sini," katanya penuh haru.

Kembalinya Arema FC ke Stadion Kanjuruhan tidak hanya bermakna emosional, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan para korban tragedi. Dia sebagai kapten tim menyampaikan harapan dan doa untuk mereka yang terdampak.

"Mewakili teman-teman, kami juga mendoakan bersama untuk para korban Tragedi Kanjuruhan. Mendoakan juga untuk semua keluarganya," ujar Johan Ahmad Farizi.

Dalam laga ini dia dimainkan pelatih Ze Gomes selama 45 menit. Dia pun memberikan penilaian positif terhadap kondisi terbaru stadion, dengan lapangan dan fasilitas lainnya sudah jauh lebih baik.

Tidak hanya itu, pada charity match ini juga menjadi ajang reuni antara pemain-pemain lama Arema. Sebut saja Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Hendro Siswanto, Beny Wahyudi, Juan Revi, Hermawan, hingga Suroso yang turut ambil bagian. Bahkan beberapa di antaranya kini sudah beralih peran menjadi pelatih.

"Seperti reuni kembali. Tapi saya lihat, teman-teman yang dulu, staminanya masih sangat terjaga semua," pungkasnya. ***

wwwwww