Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Non Olympic
JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2025

Ini Penilaian Utut Terhadap Shafira, Coaching Clinic Ajari Strategi Jitu

Ini Penilaian Utut Terhadap Shafira, Coaching Clinic Ajari Strategi Jitu
GM Utut Adianto saat memberikan Coaching Clinic. (PB Percasi)
Minggu, 11 Mei 2025 20:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Kebiasaan pecatur putri masa depan Indonesia, MIW Shafira Devi Herfesa memang patut menjadi panutan. Pecatur berusia 16 tahun ini menjadi satu-satunya pecatur yang tergabung dalam Timnas Catur Indonesia tidak pernah jauh dari papan caturnya saat tampil di  Asian Zone 3.3 Chess Championship Mongolia 2025.

Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto punya penilaian tersendiri terhadap kebiasaan Shafira membawa papan caturnya. ”Kebiasaan Shafira ini menunjukkan dirinya selalu siap menghadapi pertandingan. Dan, dia memang pantas merebut gelarq juara di Zona 3.3 Asia tersebut sekaligus memastikan tiket ke Piala Dunia Catur 2025,” kata Utut Adianto saat mengisi program coaching clinic ditengah berlangsungnya Turnamen JAPFA FIDE Rated 2025 di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Minggu (11/5/2025).

Coaching Clinic ini bertujuan untuk memberikan tambahan strategi kepada pecatur muda utamanya bermain posisional. "Coaching clinic perlu dilakukan, bukan untuk menggurui tapi mengingatkan bagi para pecatur khususnya yang muda-muda untuk bermain dengan kemampuan strategi yang jitu," ungkap Utut.

Head of Social Investment PT JAPFA Comfeed Indonesia, R Artsanti Alif menambahkan adanya program Coaching Clinic yang dilakukan GM Utut Adianto menjadikan nilai turnamen menjadi lengkap.

"Hadirnya Pak Utut dalam program coaching clinic sangat luar biasa karena sebagai Ketua Umum PB Percasi dan legenda catur nasional sangat peduli mau memberikan ilmu kepada pecatur muda," ujar Artsanti.

"Tentunya semangat yang tak kenal lelah dari GM Utut untuk mendidik dan mencari pecatur muda menginspirasi JAPFA untuk berlolaborasi dalam pembibitan pecatur muda dengan mencari calon pecatur berbakat dengan integrasi dengan program JAPFA for Kids." tambahnya.

Menurut Artsanti, selain mendukung program kompetisi catur nasional dengan PB. Percasi yang telah berjalan 26 tahun, Pembinaan lewat program JAPFA for Kids dengan mencari bibit pecatur tingkat sekolah diseluruh Indonesia telah cukup berhasil mencari pecatur muda yang dapat mendukung lahirnya pecatur kuat di daerah binaan JAPFA. ***

wwwwww