Pemkab Natuna Dapat Kuota Beasiswa Pem Akamigas untuk Putra Daerah
![]() |
| Faisal Firman (kelima kanan) saat berfoto bersama perwakilan SKK Migas dan KKKS di depan Kantor Bupati Natuna pada 15 Mei 2025. (antara/ho-pemkab natuna) |
NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna kembali mendapatkan kuota beasiswa pendidikan dari Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu, Jawa Tengah, untuk tahun akademik 2025. Kuota ini khusus diberikan bagi putra-putri daerah asli Natuna melalui kerja sama dengan SKK Migas dan mitra Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Natuna, Faisal Firman, mengungkapkan bahwa alokasi beasiswa diberikan oleh SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Utara setelah pertemuan yang digelar pada pertengahan Mei 2025.
“Kita kembali menerima kuota beasiswa untuk lima orang. Ini khusus untuk anak-anak asli Natuna. Informasi resminya akan diumumkan oleh PEM Akamigas pada Senin (19/5),” ujar Faisal, Sabtu (18/5/2025).
Beasiswa ini merupakan lanjutan dari program yang sudah berjalan sejak 2021. Dengan tambahan lima penerima tahun ini, total mahasiswa asal Natuna yang menerima beasiswa ke PEM Akamigas sejak 2021 mencapai 13 orang.
“Pada 2021 ada dua orang penerima dari Kementerian ESDM. Tahun 2022 bertambah enam orang—tiga dari Medco dan tiga dari Harbor. Tahun 2023 dan 2024 tidak ada kuota. Sekarang di 2025 kita kembali dapat lima orang,” jelasnya.
Beasiswa yang diberikan mencakup jenjang Strata 1 (S1) dengan fasilitas lengkap seperti asrama, seragam kerja, layanan laundry, konsumsi harian, buku, hingga biaya praktik.
Faisal menyebut program ini merupakan hasil dari sinergi antara Pemkab Natuna, SKK Migas, dan para mitra industri energi dalam upaya mencetak SDM unggul dari wilayah perbatasan.
“Ini peluang emas bagi anak-anak di Natuna. Selain beasiswa penuh, program ini juga memberikan pembinaan menyeluruh. Ini berbeda dari beasiswa reguler, karena pembekalannya sangat terarah,” kata Faisal.
Ia berharap program ini terus berlanjut di masa mendatang agar semakin banyak generasi muda Natuna yang mendapat akses pendidikan tinggi di bidang energi dan migas, serta siap bersaing di tingkat nasional. (ant)













