Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Penyelesaian Akhir Persija Jakarta Jadi Sorotan Ricky Nelson

Penyelesaian Akhir Persija Jakarta Jadi Sorotan Ricky Nelson
Laga Persija Jakartaa melawan Malut United yang berakhir imbang tanpa gol. (dok.ligaindonesiabaru)
Sabtu, 24 Mei 2025 23:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Caretaker pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson, menyayangkan penyelesaian akhir timnya saat ditahan imbang 0-0 oleh Malut United FC, pada pertandingan terakhir mereka di BRI Liga 1 musim 2024/2025 di Jakarta International Stadium (JIS),  Jakata, kemarin malam.

Menurutnya, skuat Macan Kemayoran mampu menciptakan tiga peluang berbahaya dengan dua di antaranya mengenai mistar gawang. 

"Puji Tuhan kita bisa menyelesaikan semua pertandingan, 34 pertandingan kompetisi 2024/25. Walaupun memang gim terakhir kita di home sayang sekali tidak bisa dapat tiga poin," ujar Ricky Nelson usai laga, Jumat (23/5/2025).

"Babak pertama kita punya peluang bisa dua hingga tiga gol harusnya, tetapi memang sepertinya tidak beruntung karena kena tiang. Secara permainan kami kuasai," tambahnya.

Ricky mengakui pada babak kedua, ia melakukan beberapa perubahan. Sayangnya tim lawan juga melakukan perubahan.

"Walaupun memang saya mencoba untuk berubah (di babak kedua) tetapi lawan juga berubah. Lawan lebih rendah lagi untuk bertahan sehingga kita enggak punya ruang kosong untuk memaksimalkan di lini belakang mereka," lanjutnya.

Dia juga menyebut absennya Witan Sulaeman karena akumulasi kartu dan cedera yang menimpa Donny Tri Pamungkas turut mengganggu rencana permainan yang telah disiapkan selama dua pekan terakhir. Hasil membuat Persija tertahan di posisi 7 di klasemen akhir. ***

wwwwww