Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Timnas Basket Putra Taklukkan Singapura di Laga Perdana FIBA U 16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025

Timnas Basket Putra Taklukkan Singapura di Laga Perdana FIBA U 16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025
Timnas Basket Putra U 16 Indonesia. (DPP Perbasi)
Sabtu, 24 Mei 2025 22:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SAN FERNANDO - Timnas Basket Putra U 16 Indonesia sukses membuka persaingan di laga perdana FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 dengan baik. Mereka sukses membukukan kemenangan usai mengalahkan Singapura 68-47 di Bren Z. Guiao Sports Complex, San Fernando, Filipina, Sabtu (24/5/2025).

Timnas Putra U 16 langsung gas pol sejak menit awal. Mereka membuka poin melalui free throw Steven Sebastian. Gede Dio Arghya Naranatha menambah dua angka melalui driving lay up.

Timnas Putra U 16 menjaga dominasi atas Singapura di kuarter awal ini sampai keunggulan 13-0. Hingga akhirnya Singapura mampu mencetak angka dan kuarter pertama ini ditutup untuk kemenangan Indonesia 15-4.

Memasuki kuarter kedua, Indonesia masih pegang kendali permainan. Membuka tabungan poin melalui dua angka Reiner Athaya Hadiputra dan free throw dari Seiya Yabe. Indonesia sebelum turun minum menambah 17 angka dan Singapura memproduksi 15 angka sehingga kuarter kedua ini berakhir dengan kedudukan 32-19 untuk keunggulan Indonesia.

Usai istirahat, memasuki kuarter ketiga permainan Indonesia kurang menggigit. Sehingga situasi ini mampu dimanfaatkan Singapura untuk menambah angka. Total di kuarter ini, Singapura mampu menambah 17 angka sementara Indonesia menabung 13 poin.

Indonesia masih unggul di kuarter ketiga dengan kedudukan 45-36. Indonesia kembali menemukan permainan terbaiknya di kuarter keempat. Di kuarter akhir ini Indonesia menambah 23 poin dan Singapura hanya mampu mencetak 11 angka saja. Indonesia pun menutup perlawanan Singapura dengan keunggulan 68-47.

Usai pertandingan, Manajer Timnas Putra U 16 Rony Gunawan menjelaskan bahwa para pemain sukses memulai permainan dengan baik. Mereka terus menekan dan tidak membiarkan Singapura mengembangkan permainan.

Padahal, Rony menyebut bahwa para pemain akan terkendala dengan kekuatan fisiknya. Ini karena mereka sehari sebelumnya menjalani perjalanan panjang ke Filipina. Bertolak dari Cengkareng pukul 00.55 Jumat dini hari, mereka sampai pukul 07.00 waktu Filipina.

“Sempat khawatir dengan penerbangan yang melelahkan. Terbang mulai jam satu dini hari sampai Filipina pukul 07.00. Saya pikir situasi itu akan berpengaruh pada penampilan anak-anak di game pertama. Ternyata itu tidak berpengaruh ke anak-anak,” jelas Rony.

“Anak-anak bermain bagus di kuarter pertama dan kedua meski sempat stagnan di kuarter ketiga karena adanya perubahan defense Singapura menjadi zone defense. Namun kemudian kita bisa kembali ke cara bermain kita di awal,” jelasnya.

Menurut Rony, meski para pemain mampu mengatasi perlawanan Singapura dan membukukan kemenangan perdana di ajang ini, masih perlu dilakukan perbaikan. "Terutama pada finishing under basket dan easy lay up, juga persentase free throw yang buruk,” lanjutnya.

Selain itu, Rony juga menyoroti rebound. Menurutnya, kemenangan dari duel lawan Singapura ini tak lepas dari bagusnya pemain memaksimalkan rebound.

“Salah satu faktor yang sangat penting, yang bikin game ini berhasil kita menangkan adalah rebound. Kita sangat menang rebound. Selisihnya jauh banget dengan Singapura, 70 berbanding 56,” jelas Rony. ***

wwwwww